@TanyaMarlo Berbagi Informasi HIV AIDS yang Tepat dan Dapat Dipercaya

Hei Marlo hei Marlo
Dia Chatbot yang Ramah
Berbagi Informasi
Marlo selalu senang

Bacanya biasa aja ya Gaes. Nggak perlu pake nyanyi segala. Hihihi. Marlo ini bukan Artis ataupun selebgram. Marlo adalah nama dari aplikasi Chatbot berbasis Line yang merupakan inovasi terbaru dari UNAIDS.

Sumber IG @tanyamarlo
Sumber IG @tanyamarlo

Gaes kalau ngomongin HIV AIDS aku yakin pasti masih merasa tabu. Ya nggak Sih? saking negatifnya stigma mengenai penyakit ini. Bahkan ngomonginnya aja seringkali merasa sungkan.

Memang, penyakit ini penularan utamanya karena “sesuatu yang dianggap nakal”. Hingga kini pun aku mengamini hal ini. Yuph mencegah selalu lebih baik dari mengobati.

Sex bebas, bergonta ganti pasangan dan sex yang tidak Aman. Menjadi penyebab utama penularan virus HIV. Kemudian penggunaan jarum suntik bergantian oleh penderita NAPZA. Jadi BUKAN karena sharring makanan, duduk berdekatan, bukan karena keringat, hidup serumah dengan para ODHA.

Nah “kelakuan nakal” tersebut sebenarnya bisa Kita hindari. Namun Ada juga penyebab lain yang penyebaran virus HIVnya bukan karena perilaku tersebut. Namun mereka adalah korban. Contoh Ibu Rumah Tangga yang tertular Virus dari Suaminya yang suka “jajan”. Atau anak anak yang terlahir dan mendapat virus dari ibunya.

Walau kemungkinannya kecil, penderita HIV juga dapat tertular Virus ini dari transfusi darah. Namun informasi yang didapat sekarang ini, Hal tersebut sudah dapat dicegah.

Apapun penyebabnya, Virus HIV bukan akhir dari segalanya. Dengan rajin control ke faskes dan mendapat pengobatan terutama mengkonsumsi ARV. Virus HIV dalam tubuh dapat ditekan, sehingga kondisi tubuh aman Dan terhindar menuju AIDS ( kondisi status akhir HIV yang berbahaya dan belum ada obatnya)

Informasi semacam ini memang tidak serta merta bisa langsung Kita temukan. Untuk generasi Milenial sendiri tetap menjadi sesuatu yang tidak mudah ditanyakan secara terbuka.

UNAIDS Meluncurkan @TanyaMarlo

Untuk itulah UNAIDS, sebuah program gabungan dari PBB untuk masalah HIV/AIDS, dalam hal ini UNAIDS Indonesia bersama Nimbly Technologies dan Botika, 3 Hari lalu meluncurkan “Tanya Marlo”, sebuah platform chat mobile yang terintegrasi dengan aplikasi LINE, dengan karakter teman yang ramah bagi semua orang, yang membutuhkan informasi dan konsultasi HIV.

Setiap orang yang sedang mengalami Masa sulit, pasti membutuhkan seseorang disisinya yang mendengarkan dengan tulus serta mampu meringankan beban dengan memberikan solusi terhadap permasalahannya.

Begitulah latar belakang “Tanya Marlo” diluncurkan. Mengingat target dari chart bot ini adalah para generasi milenial dan generasi z yang memang sudah sangat beririsan dengan perkembangan teknologi.

Dengan konsep, ramah, informatif namun menjaga privacy. ” Tanya Marlo diharapkan dapat menjadi kanal informasi bagi teman teman yang membutuhkan informasi A-Z mengenai HIV-AIDS.

IMG_20181218_110449

“Bersama mitra developer kami Nimbly Technologies dan Botika, kami menghadirkan Tanya Marlo untuk menjawab tantangan seputar HIV dan AIDS di Indonesia. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital, kami ingin berinteraksi melalui cara-cara baru dengan generasi muda yang mungkin belum terjangkau dengan informasi mengenai HIV dan AIDS,” kata Krittayawan (Tina) Boonto, UNAIDS Indonesia Country Director

dr. Leni perwakilan dari Kementrian Kesehatan yang turut hadir pada acara peluncuran “Tanya Marlo” kemarin juga turut mendukung adanya aplikasi chart bot ini. Diharapkan semakin luas informasi yang tepat mengenai HIV AIDS dapat diterima oleh masyarakat.

dr. Leni perwakilan Kemenkes RI
dr. Leni perwakilan Kemenkes RI

Apalagi menurut laporan Kementerian Kesehatan RI, di Indonesia saat ini diperkirakan terdapat sekitar 640 ribu orang yang hidup dengan HIV, dimana diperkirakan baru 48% ODHA mengetahui status HIV mereka. Jumlah infeksi baru HIV juga paling tinggi di kalangan anak muda usia 15-24 tahun, mencapai angka 52% dari total infeksi HIV baru.

Kerjasama Kementrian Kesehatan dengan UNAIDS meliputi mengurangi angka infeksi baru HIV, melakukan kampanye pencegahan, hingga mengurangi praktik diskriminasi terhadap ODHA.

Penasarankan apa saja yang bakal Kita dapat dengan bertanya pada Marlo?

1. Info HIV: fitur yang menyediakan segala informasi seputar HIV dan AIDS, yang disampaikan melalui konten-konten menarik seperti artikel, infografis, perbandingan mitos dan fakta, dan video. Semuaaaaaa informasi yang disampaikan oleh Marlo dijamin tidak hoax.

Sumber: IG @tanyamarlo
Sumber: IG @tanyamarlo

2. Kuis: permainan kuis berupa pertanyaan mengasyikkan tidak sekedar menantang, tapi juga Akan menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai HIV dan AIDS, melalui pertanyaan-pertanyaan sederhana dan menyenangkan;

Sumber : IG @tanyamarlo
Sumber : IG @tanyamarlo

3. Konsultasi: fitur yang memberikan akses ke konselor terpercaya bagi yang membutuhkan saran atau ingin bertanya tentang HIV dan AIDS secara lebih lanjut dan pengobatannya. Tanya Marlo menjamin kerahasiaan dan kenyamanan setiap pengguna; konsultasi ini dapat Kita peroleh secara gratis.

Screenshot_20181221-034757

4. Tes HIV: Tanya Marlo memberikan kenyamanan bagi siapapun yang membutuhkan informasi tentang klinik-klinik yang menyediakan jasa tes HIV, termasuk lokasi, tatacara, dan jam operasional. Terlebih lagi, bagi pengguna yang ingin melakukan tes HIV di Jakarta, dapat membuat janji untuk melakukan tes HIV secara online melalui Tanya Marlo. Tes HIV ini juga sebaiknya dilakukan oleh orang yang bahkan tidak berada dalam lingkaran penyebab Penularan HIV.

Screenshot_20181221-034804

Yang lebih menggembirakan lagi, Tanya Marlo ini bisa Kita akses 24 jam. Cara mengaksesnya pun sangat mudah sekali. Cukup add friend “Tanya Marlo” di aplikasi line Kita. Dan chat seperti biasa kita berbincang dengan teman, Marlo akan menjawab Kita dengan responsif.

Alasan “@tanyaMarlo” diluncurkan dengan basis LINE karena saat ini, LINE memiliki sekitar 90 juta pengguna, dan 80% di antaranya merupakan remaja. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, Tanya Marlo dihadirkan di LINE dan siapapun dapat dengan mudah menambahkan “@tanyamarlo” sebagai teman, untuk langsung berinteraksi atau berbincang dengannya.

Tina menjelaskan, “Sejalan dengan kebijakan Test and Treat HIV dan AIDS dari pemerintah untuk meningkatkan jumlah orang yang mengikuti tes HIV, UNAIDS melalui Tanya Marlo menyediakan akses dan langkah-langkah mudah untuk menemukan klinik terpilih dan terdekat, yang memberikan layanan tes HIV, dengan jaminan privasi dan kenyamanan.”

Krittayawan (Tina) Boonto, UNAIDS Indonesia Country Director
Krittayawan (Tina) Boonto, UNAIDS Indonesia Country Director

Semoga melalui inovasi Tanya Marlo, UNAIDS membantu pencapaian komitmen Indonesia menuju Fast Track 2020, yakni 90% orang yang hidup dengan HIV/AIDS mengetahui statusnya; 90% orang yang mengetahui statusnya mengakses pengobatan; 90% orang yang ada dalam pengobatan memiliki jumlah virus dalam tubuh (viral load) yang tidak terdeteksi; dan mewujudkan nol diskriminasi terhadap ODHA.

Saya sudah add friend @tanyaMarlo, kamu? Ditunggu segera ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *