Peringatan Hari Gizi Nasional 2018, Siapkan Generasi Emas 2045

Stunting, mungkin banyak dari kita yang belum familiar dengan kata ini ya Mom. Sama kok, Saya juga baru tahu tentang stunting akhir akhir ini. Setelah rajin mengikuti beberapa diskusi publik, ataupun seminar kesehatan.

Mom, ternyata Indonesia memegang peringkat ke 5 penyumbang balita pendek di Dunia. Itu loh stunting itu. Jadi stunting adalah kondisi perawakan pendek pada balita. Nah stunting ini erat kaitannya dengan asupan nutrisi anak.

Kebetulan Mom pagi tadi, Saya hadir di graha utama Kemendikbud Gelora Jakarta Selatan. Diskusi public dengan beberapa narasumber yang kece habis. Semuanya adalah profesional dibidang masing masing. Bertemakan ” Hari Gizi Nasional 2018, mewujudkan Indonesia Emas 2045 Anak Indonesia Zaman Now, No Malnutrisi, No Obesitas, Sayangi Anak dengan Makanan Bergizi Seimbang”

Saya sudah beberapa kali menyinggung stunting dan obesitas pada anak anak di beberapa tulisan Saya. Salah satunya Mom bisa membacanya di tautan ini. Kurang Nutrisi dan kaitannya dengan stunting.

Dalam diskusi publik pagi tadi, ada 4 narasumber yang menyampaikan tentang kesehatan dan gizi anak dalam berbagai perspektif. Mereka adalah :

1. Dra Hj Nur Hayati Said Agil Siradj MA, Ketua Pengurus Harian PP Muslimat NU
2. Siti Masrifah, Anggota Komisi IX DPR RI
3. Prof. Dr. Dodik Briawan MCN, Ilmu Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga SEAFAST IPB
4. Dr. Damayanti Rusli S, SpAK, Phd, anggota UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik PP IDAI.

Prof Dodik mencermati ada beberapa permasalahan yang menjadi momok dalam kesehatan dan gizi anak. Yakni diantara ya gizi buruk dan obesitas. Gizi buruk ini yang nantinya akan menyebabkan stunting (perawakan pendek pada anak), sedangkan bila terjadi kelebihan konsumsi lemak dan nutrisi, bisa menyebabkan obesitas.

Contoh Makanan yang Harus dihindari anak
Contoh Makanan yang Harus dihindari anak

Hal-hal di atas dipengaruhi oleh beberapa kebiasaan yang dimulai dari keluarga. Contoh anak anak yang sulit makan sayur dan buah, anak anak yang lebih sering diberi makanan instant atau orang tuanya jarang memberinya makanan rumahan dan lebih sering makan di luar, Serta penggunaan kremer kental Manis sebagai susu bayi dan balita. Hal ini mempengaruhi faktor ketidakseimbangan nutrisi yang masuk dan dibutuhkan oleh anak anak terutama oleh anak usia 5-12 tahun.

Dr. Damayanti Rusli SpA(K) menambahkan bahwa pemberian nutrisi yang baik harus dimulai sejak 1000 Hari pertama kehidupan yang mencakup 270 hari janin di dalam kandungan dan 730 hari bayi hingga usia baduta (bayi dua tahun)

Banyak kerugian yang akan terjadi pada bayi yang tidak mendapat cukup nutrisi di 1000 hpk. Salah satunya adalah perkembangan otak yang kurang optimal. Perlu diketahui anak mengalami perkembangan otak maksimal sebesar 90 % bahkan bisa mencapai 95% pada saat usia dibawah 5 tahun. Sangat disayangkan bila nutrisi yang Kita berikan tidak seimbang Mom. Selain dapat menyebabkan stunting, penurunan iq, obesitas dll.  Juga dapat mengancam masa depan anak. Karena itulah nutrisi di 1000 hpk sangat menunjang kehidupan anak di Masa depan. Salah satunya dalam mempersiapkan Generasi emas di tahun 2045.

Dalam hal ini Ibu Siti Masrifah perwakilan komisi IX DPR RI, mengatakan bahwa sebagian dana kesehatan yang disiapkan pemerintah banyak terpakai untuk menangani masalah PTM. Nah sebenarnya masalah penyakit tidak menular ini dapat dicegah sedari dini dengan memastikan anak anak Indonesia mendapatkan nutrisi cukup di 1000 hpk dan kanak kanak. Sehingga resiko obesitas, stunting dan high-risk PTM dapat dihindari.

Regulasi kesehatan
Regulasi kesehatan

Selain tubuh yang sehat, anak anak juga harus dibekali dengan iman dan taqwa seperti yang disampaikan oleh Ibu Nur Hayati Ketua Pengurus PP muslimat NU. Tubuh yang sehat juga perlu mental yang sehat, karena saling bersinergi.  Dalam Islam sudah ada tuntunannya dalam pemberian makan anak. Salah satunya harus halal dan toyyib. Tidak berlebihan, dan berolahraga seperti berenang dan memanah yang merupakan bagian dari Sunnah Rasul.

Sebenarnya masih banyak yang telah disampaikan oleh para narasumber Kita. Namun Saya hanya akan menyimpulkan beberapa Hal yang patut diperhatikan.

1. Zat besi, Lemak dan Protein adalah komponen penting untuk nutrisi di 1000 Hari pertama kehidupan. Mulai berikan pada anak melalui MPASI.

2. Buah dan sayur merupakan selingan untuk anak dibawah 2 tahun. Berikan sekadarnya hanya untuk pengenalan saja. Utamakan lemak, protein dan zat besi.

3. Ajak anak makan bersama keluarga setelah usia 1 tahun.

4. Isi piringku merupakan salah satu panduan makan untuk sekali makan dan tumpeng Makanan adalah panduan komposisi makan sehari hari.

5. Gula, garam Dan lemak aturan konsumsinya mengikuti isi tumpeng Makanan.

6. Susu kental Manis bukan susu. Karena komposisinya 50% adalah gula. Dan skm ini tidak cocok diberikan kepada anak anak. Karena tidak ada cukup gizi Dan gula yang tinggi.  Skm seharusnya jadi topping Makanan. Bukan susu anak.

7. Orang tua merupakan penanggung jawab utama atas nutrisi Dan kondisi kesehatan anaknya.  Kebiasaan makan yang sehat merupakan kebiasaan yang wajib diajarkan dan dibentuk ke anak anak Kita.

8. Dengan nutrisi yang baik, anak anak Akan tumbuh sehat, kuat dan cerdas. Bisa menjadi Generasi maju di Indonesia Emas 2045.

Mom, mungkin hanya demikian yang bisa Saya sampaikan. Untuk informasi tentang susu kental Manis bukan susu anak. Saya pernah menuliskannya di blog ini. Susu kental manis bukan susu untuk anak

Semoga dengan bertambahnya pemahamanan kita mengenai bahaya stunting dan obesitas karena salah asupan nutrisi. Dapat Kita semua cegah.  Sehingga Generasi anak anak kita, menjadi Generasi unggul di 2045 nanti

28 Comments

  1. Nah kalo kita jajan diluar nggak bisa kontrol kadar garam yang masuk ketubuh belum lagi lemak aduh, jadi mending masak dirumah ya

  2. Sedih dah miris jika bicara tentang gizi buruk, obesitas dan stunting jangan sampai terjadi juga dikeluarga kita ya

  3. Semoga aku sebagai orang tua bisa lebih cerdas lagi memberikan gizi seimbang buat Haidar.
    Kadang memang manisnya SKM membuat Haidar suka banget mengkonsumsi nya.

  4. Sebisa mungkin kita berikan gizi yang baik untuk anak-anak kita, karena mereka adalah masa depan bangsa.

    Artikel yang bermanfaat Mba Fika 🙂

  5. Kadang mertua suka colong2 kasih biskuit yg manis2, klo ditegur bilang anaknya uda gede jangan di pantang lagi. Hixxx. Padahal mah mama nya mikirin gigi si anak juga yg blom bisa sikat gigi sendiri 🙁

  6. Baru tahu stunting bisa dari kekurangan gizi, aku kira selama ini karena keturunan. Jadi kalau gizi anak kita seimbang, bs terhindar dari stunting ya. Semoga anakku bisa tinggi dan pinter, nggak kayak emaknya mungil, qiqi..

  7. Tadinya aku pikir orang Indonesia pendek pendek tuh karena emang udah bawaannya begitu loh bun… Ternyata karena mal nutrisi ya… Yuk semangat cegah stunting pada generasi penerus kita…

    1. Keturunan hanya menyumbang 30% dari ketidak tinggian pada anak
      Terbukti pada warga jepang dan cina yang lahir diatas tahun 1980
      Tinggi anak anak tsb jauuuh melebihi orang tua mereka karena sudah meleknya akan gizi

  8. poin penting bgt nih: perkembangan otak maksimal sebesar 90 % – 95% pada saat usia di bawah 5 thn. wuih, se-krusial itu ternyata gizi baik bagi balita. well noted! thanks artikelnya ya mbak..

  9. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk lebih memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi anak-anak.

  10. Persoalan gizi ibarat gunung es. Yg tampak baru permukaan. Tugas ortu tidak mudah. Keluarga hrs jadi awal pergerakan dong memberikan gizi terbaik utk anak2.

  11. Smoga dg knowledge orang tua yg mumpuni, anak anak tercukupi gizinya. Sehingga, mampu bersaing di masa mendatang

  12. stunting namanya ya, kalau anak dengan perawakan kecil dari tinggi badannya pun sudah kelihatan yaa.

  13. Sekarang nyoba kasih makan buah dgn es buah dan jus. Emang susah ngasihnya, baru mau makan sayur buah umur 8 tahunan.

  14. Penyakit yang tidak menular lebih membahayan ya,, karena menjadi silent killer dan bisa menghancurkan suatu generasi.

  15. Anakku yang pertama itu suka dipaksa makan sayur, jadinya memang suka jajan dan suka makanan instant. Akhirnya sekarang dikasih vitamin dan susu supaya badan sehat. Vitaminnya juga vitamin nafsu makan, supaya mau makan.

  16. Skm enak buat toping juice, tapi iklan perusahan banyak ya tentang Susu. Ya sudahlah anak anak kasih susu bubuk aja

  17. Kasihan stating y’all. Nasib anak bangsa bisa gak berkembang gara gara ini . Gizi buruk bukan tugas pemerintah tapi kita semua

  18. Sama saya juga baru tahu penyebab stunting itu ternyata karena kekurangan nutrisi, dan ternyata Indonesia udah ada diperingkat ke 5, duh miris banget yah.

  19. Asupan si kecil harus lebih diperhatikan nih, terutama komposisi gulanya. Abhi suka banget makan permen gelatin yang manis itu

  20. Dampak stanting itu sangat buruk yah bagi kehidupan si penderitanya dimasa dpn. Anak stanting akan sulit bersaing dengan anak normal lainnya dlm hal akademis dan pekerjaan

  21. Kasihan ya bayi yang kekurangan gizi, perkembangan otaknya jadi kurang, tidak seperti anak-anak yang gizinya seimbang. Semoga ibu-ibu pada sadar akan pentingnya gizi seimbang pada anak

  22. Peran orang tua penting untuk memperhatikan nilai gizi makanan yang dikonsumsi oleh anak Mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *