” Innalillahi wa innailaihi rojiun, ” ucapku saat mendengar berita si fulana meninggal karena kanker hati. Padahal usianya baru 30 tahun. Memang penyakit kanker hati bisa diderita siapa saja. Tapi tak banyak yang tahu penyakit kanker hati ini bisa diawali dengan terinveksinya hati oleh virus hepatitis B. Beberapa hari lalu mengikuti diskusi tentang hepatitis di kantor kementrian kesehatan di kuningan Jakarta. Membuka mataku lebar lebar. Sekaligus menambah wawasan baru. Sebelumnya saat kedua adikku membicarakan tentang booster hepatitis anak anak mereka. Aku cuek cuek saja, kupikir sama lah seperti vaksin vaksin yang lain. Tapi sepulang dari acara ini. Aku bersemangat memotivasi adek adekku untuk memberi boosterRead More →

Ibuku pernah cerita,  waktu kecil aku suka sekali bertanya. Ini apa, itu apa, kenapa, mengapa, bagaimana. Semua yang sekiranya menarik perhatianku selalu kucari tahu dengan bertanya. Mungkin karena dulu baru punya anak 2 Bapak dan Ibu jadi lebih perhatian dan sangat menanggapi semua pertanyaanku. Tante, Om dan Nenek juga mencurahkan banyak kasih sayang karena aku keponakan/cucu pertama mereka. Belum ada saingan sih. Kebetulan aku pun sekolah taman kanak kanak di Jakarta. Memang asalku dari Palembang tapi Bapak sempat pindah ke Jakarta Selatan. Aku masih ingat banyak pengalaman menarik saat belajar di TK dulu. Yak memoryku termasuk yang sangat baik dalam mengingat. Memang bukan kategori jeniusRead More →

Suatu hari di 2006 Saya berkenalan dengan organisasi bernama Relawan Rumah Zakat di Palembang. Kala itu tertarik bergabung karena program bakti sosial dan klinik gratisnya.  Rumah Zakat saat itu menurutku unik sekali.  Setiap proggramnya tepat guna dan digital. Bahkan saat penyaluran untuk siaga bencana mereka sudah punya produk makanan dalam kaleng bernama siaga gizi nusantara dan superqurban. Saya pun akhirnya ikut diksar Relawan, Dan menjadi peserta akhwat terbaik di diksar Relawan Rumah Zakat Palembang angkatan ke-2 di Pagaralam. Hal ini jugalah yang akhirnya mengantarkan Saya bermula menjadi amil di Rumah Zakat sebagai MRO (Mustahik Relation Officer). Pengalaman Saya sebagai volunteer maupun Amil yang kerap ikutRead More →

“Wah atlet Asian Games 2018 sekarang cantik cantik dan tampan ya.” Ini adalah bahan rumpian kami di group emak emak, saat mengintip beberapa akun sosial media yang mendukung Asian Games 2018. Salah satunya kami melihat Dinda panggilan akrab dari Dellie Threesyadinda, atlet panahan dari Indonesia. Wajah Dinda juga kerap hilir mudik di layar televisi salah satunya melalui iklan brand obat batuk ternama, OBH Combi. Bersama dua atlet cabang olahraga lainnya. Yakni Hanif Syahbandi dari Sepakbola dan Ricky Anggawijaya dari Renang. Tapi bukan sekedar fisik saja yang menarik perhatian kami. Video yang berdurasi 90 detik itu juga memberikan kesan yang berbeda saat ditonton. ” Saat mengejarRead More →

Kita mungkin sering melihat tarian indah dengan lenggak lenggok gemulai gadis gadis muda nan cantik.  Pakaian adat yang ragam warnanya menambah daya tarik serta pesona sang penari. Kadang kala kita jadi ingin ikut menari saat melihat tarian yang dinamis dan penuh kekuatan saat penari menggerakkan badannya. Aha, bagaimana kalau tarian itu dilakukan di dalam air, dan penarinya tidak sedikitpun menjejakkan kakinya di lantai? Pasti tidak terbayang kan? bagaimana bisa menari tanpa menjejakkan kaki di lantai. Tentu saja bisa. Hal ini dibuktikan saat aku menonton renang artistik di Stadion Aquatik Gelora Bung Karno pada tanggal 17 Juli 2018 lalu bersama blogger dan media yang diundang oleh VIVA.co.id,Read More →