Duh perutku lapar karena belum sarapan. Biasa kalau senin mestilah nggak sempat masak sarapan. Hari senin ini benar benar riweh, . Kebiasaan aku dan suami tiap akhir pekan itu menginap di rumah mertua. Jadilah Pagi Pagi banget langsung pulang kerumah. Tanpa sempat sarapan di rumah mertua, apalagi sarapan di rumah sendiri. Mengejar waktu masuk kantor. Suamiku sih nggak masalah, karena dia dapat katering dari kantornya bekerja. Sedangkan aku? harus mampir dan cari makanan diluar. Kebetulan siangnya harus bertemu teman untuk membicarakan beberapa pekerjaan sampingan. Jam 09.30 aku tiba di Blok M Square. Ternyata mall nya belum buka. Yang kulihat sudah buka dan ramai cuma A&WRead More →

Beberapa waktu yang lalu,  teman di group bloggerku sedang membicarakan sebuah aplikasi pencari kerja di app store.  Namanya gawe.  Terus terang aku merasa penasaran.  Lantas memutuskan untuk mendownload aplikasi sebesar 17 MB ini. Bayanganku aplikasi ini adalah aplikasi pencari kerja pada umumnya.  Untuk fresh graduate,  atau profesional.  Ya niat awalnya mendownload adalah siapa tahu bisa mencarikan pekerjaan untuk adik bungsuku yang baru saja lulus dari kampusnya. Rupanya aku keliru,  Gawe bukan aplikasi untuk pekerjaan seperti itu,  tapi merupakan aplikasi yang mempertemukan pekerja harian dan pencari pegawai harian.  Gaes,  aplikasi ini unik banget. Menurutku ini terobosan baru,  bahwasanya bekerja itu kan hak semua orang.  Baik yangRead More →

“Wah pertanyaannya gampang semua, mamak mamak pecinta drakor pasti bisa jawab,  ya kenapa tadi nggak ikutan” seruku agak menyesal pada Icha temanku yang duduk disamping. Ada apa sih? Heboh banget.  Begini loh Aku tuh lagi mengomentari kuis di acara soft launching Book K-Job EPS Topik by Hanijemi dan KLC,  bertempat di Korean Cultur Center Indonesia.  Kemarin,  Rabu 28 November 2017. Awalnya Aku mengira pertanyaan dalam bahasa koreanya yang susah susah dan sudah pakai grammar.  Ternyata baru sekitar vocabulary saja.  Seperti mianhe, yeopoyeo,  masshiseoyo,  saranghaeyo dll. Wah itu mah sering didengar mamak mamak pecinta drakor sepertiku. Ah penyesalan selalu datang diakhir. Hadiah kuisnya bikin mupeng loh,Read More →

” Suster Ambil handuk” Perintah dokter wanita paruh baya yang berkacamata itu mengagetkanku. Apalagi setelah itu seorang suster tergopoh gopoh mengambil sebuah handuk dari dalam lemari. Salahku sendiri, tidak fokus mengamati proses tambal gigi suamiku yang sekarang sedang ditekan tekan rahang bawahnya oleh bu dokter. Dari tadi Aku main hape terus sih. “Pak, jangan dilawan, dilemaskan pipinya. ” ujar bu dokter lagi, aih aku makin gagal paham. Pandanganku beralih ke suster, dan berharap beliau mengerti arti tatapan mataku. ” Mulut bapaknya nggak bisa nutup mbak” Suster sepertinya paham arti kerlingan mataku. Walau aku tambah kaget, nggak bisa nutup?. Memangnya kenapa?. Namun kuputuskan memberi dukungan padaRead More →

Rumahnya strategis mbak, puji bapak driver taksi online padaku tadi sore, saat mengantarku menuju stasiun cibinong. Memangku akui rumah kami di Cibinong ini posisinya cukup strategis, dekat akses tol, terminal dan stasiun kereta. Belum lagi dekat dengan sekolah dan rumah sakit. Sayangnya karena suami masih kerja di Jakarta barat, kami belum bisa menempati rumah di cibinong secara full time. Hanya sesekali berkunjung dan menginap disana setiap menjelang weekend atau akhir pekan. Karena itu jugalah perabotan besar belum kami pindahkan dari rumah di fatmawati. Mesin cuci, lemari es, meja makan dll belum satupun yang diajak pindah. Memang sih kalau musim penghujan suhu di Cibinong jadi sejukRead More →