Aku tinggal dan berasal dari salah satu kota yang tradisi tionghoanya cukup kental. Sebagai salah satu budaya yang cukup mempengaruhi kehidupan mulai dari makanan, fisik, maupun sosial. Yuph, aku berasal dari PALEMBANG. Salah satu tokoh tionghoa yang cukup terkenal adalah Muhammad Ceng Ho. Belum lagi aku tinggal bertetangga dengan saudara saudara multietnis. Diantaranya banyak juga etnis tionghoa. Setiap mereka merayakan ibadah agamanya dan menampilkan Barongsai. Kami anak anak yang tinggal berdekatan rumah. Dapat ikut menikmatinya. Walaupun keluarga muslim kami tetap menjaga silahturrahim. Yang penting tetap ada aturan yang dijaga. Barongsai sudah tidak asing lagi buatku. Berdasarkan kepercayaan tradisional masyarakat Tiongkok, singa adalah simbol keberanian, stabilitas, danRead More →

“Jika seorang meninggal, terputus amalannya kecuali tiga: shadaqah yang terus mengalir pahalanya, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim)” Aku mendengar hadist ini pertama kali adalah ketika seorang ustadz membacakan pengantar, sebelum keranda berisi almarhum Bapakku diantar menuju liang kubur. 18 tahun yang lalu. Pak ustadz mengingatkan kami sebagai anak anak Bapak. Untuk senantiasa mendoakan Bapak. Aku berbaik sangka kalian semua tahu hadist itu. Sebuah hadist yang menceritakan bahwa apapun yang Kita punya tidak akan bermanfaat lagi setelah Kita meninggal. Kecuali 3 Hal diatas.  Hal hal diatas merupakan salah satu lagi contoh kasih sayang Allah.  Bagaimana, bahkan setelah kita meninggalpun amalan kitaRead More →

Sebagai keluarga muda, resolusi pertama pastinya adalah tempat tinggal. Alhamdulillah di 2015 kami sudah berhasil membeli rumah sendiri. Walau letaknya di luar Jakarta, yang penting sudah punya.  Rumah memang penting sekali.  Tempat tinggal melindungi diri disaat hujan, maupun panas.  Tempat kita kembali.  Tempat istirahat, menerima tamu dan masih banyak lagi fungsinya. Dibandingkan kendaraan, menurutku rumah itu wajib  diusahakan punya sebelum usia 35 tahun.  Dan sebelum punya rumah sendiri, sebaiknya hidup sederhana saja. InsyaAllah nanti tabungannya cukup kok untuk membeli rumah secara cash. By the way, sayangnya nih. Walau komplek rumahku itu adalah perumahan yang cukup baik, bagus, dengan fasilitas yang lengkap didalamnya. Ada taman bermain,Read More →

Sejak pagi tadi kudengar suamiku berdehem. Hmm memang itu seperti tenggorokan gatal. Salah satu pertanda beliau akan segera batuk. Sudah beberapa kali pula kuingatkan. ” Bang jangan sering berdehem, itu dapat merusak pita suara loh”. Tidak semua orang yang akan batuk memiliki gejala tenggorokan gatal. Tapi suamiku demikian. Setiap akan batuk, beliau pasti merasakan tenggorokan gatal dulu. Nah keesokan harinya. Baru muncul batuk batuk kecil. Batuk memang mengganggu ya, sekilas terkesan penyakit remeh. Tapi jangan salah batuk kalau dibiarkan saja tanpa diobati bisa menjadi penyakit berbahaya. Salah satunya membahayakan hubungan keluarga. Yak batuk gampang sekali menular. Apalagi batuk berdahak, Ini type penyakit sakit satu sakitRead More →

“Kamu sekarang kerjanya apa fik” tanya seorang teman saat kami sama sama mengikuti sebuah workshop. “Jualan online mbak” Jawabku mantap.  Yuph mungkin bagi sebagian orang kerja kantoran atau menjadi ASN jauh lebih membanggakan.  Tapi tidak untukku.  Sejak dari bangku perkuliahan aku sudah tidak pingin jadi ASN. Karena aku tidak suka rutinitas yang terlalu monoton. Ya kalau beruntung sih bisa kerja di lapangan seperti salah seorang temanku. Tapi kalau tidak beruntung? ya dibelakang meja saja terus terusan.  Aku bilang begini bukan tanpa alasan.  Keluargaku mayoritas adalah ASN. Padahal kakekku dulu adalah seorang pedagang.  Saudagar di masa jayanya. Dulu aku juga pernah bekerja, di kantor swasta tapiRead More →