Tips Hamil Aman Selama Pandemic CoVid 19

Assalamualaikum teman teman, apa kabar semuanya?. Alhamdulillah walaupun udah bosen banget. Tapi aku masih kuat kok stay at home. Dan keluar cuma untuk hal hal penting

Bahkan kemarin beneran nggak mudik sama sekali. Walau rindu dengan keluarga di Palembang. Tapi demi kesehatan bersama ya kan. Jadilah tetap stay cun di Jakarta.

Nah kebetulan beberapa hari lalu adik iparku melahirkan. Wah rasanya pengen jenguk. Tapi boleh nggak sih? Apalagi waktu hamil dan melahirkan prosedur kesehatannya memang sangat terjaga dan hati hati.

Rapid test terdekat

Bahkan sampai ada meme yang bilang jangan sampai hamil di masa pandemic ini. Trus gimana kalau yang sudah terlanjur hamil? Namanya rezeki nggak boleh ditolak kan.

Mungkin tips dari adekku yang sudah berhasil melahirkan secara aman dan sehat selama pandemic corona ini bisa kamu terapkan juga.

Tips hamil aman selama masa pandemic corona

1. Menerapkan protokol kesehatan Covid-19

Hal ini memang yang paling mendasar dan wajib juga dilakukan, termasuk orang orang yang tidak disekeliling ibu hamil. Seperti mencuci tangan sebelum menyentuh wajah, menggunakan masker, hindari sebisa mungkin menyentuh hidung, mata, dan mulut, terapkan etika batuk yang tepat, serta menjaga jarak.

2. Menghindari kerumunan.

Sejak informasi tentang adanya CoVid 19 di Indonesia. Adekku yang sedang hamil ini langsung karantina mandiri. Diam dirumah saja, kecuali kontrol ke dokter kandungan. Jadi urusan belanja dan pemenuhan kebutuhan pokok, diserahkan ke Pak Suami.

3. Asupan gizi tetap dipenuhi

Walau di rumah saja, atau sedang karantina. Makanan untuk bumil tetap wajib terjaga ya kan. Karena nutrisi di awal kehamilan itu tetap paling utama. Dampak 1000 Hari Pertama kehidupan untuk perkembangan janin memang sangat Penting. Infonya bisa juga kamu baca di sini. Nutrisi 1000 Hari Pertama kehidupan

4. Hindari Makanan Dari Luar

Kita nggak tahu apakah makanan yang dimasak dan di jual itu higienis or sudah matang. Mengingat ibu hamil tidak boleh makan sembarangan. Jadi lebih baik memasak sendiri. Atau kalaupun sulit bisa mencari katering/penjual Makanan yang sudah bisa dipastikan cara memasaknya bersih dan higienis.

Adekku biasanya menyediakan telur di rumah. Kalaupun tidak sanggup memasak yang lain. Lauk telur sudah cukup membantu.

5. Tetap berolahraga walau di rumah saja

Ternyata walau di rumah saja, olahraga rutin tetap perlu dilakukan oleh ibu hamil. olahraga bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah, sehingga tubuh menjadi lebih segar dan fit.

Kalau di rumah saja, olahraga yang cocok dan bisa dilakukan ibu hamil. Di antaranya, yoga, senam hamil, jalan pagi keliling komplek, or keliling rumah. Atau bisa juga berenang bila punya kolam renang sendiri.

6. Rajin berjemur dan istirahat yang cukup

Berjemur di bawah sinar matahari pagi banyak manfaatnya. Luangkan waktu minimal 15 menit sehari untuk berjemur.

Usahakan dapat istirahat yang cukup baik tidur siang ataupun tidur malam. Hindari begadang untuk hal hal yang kurang penting.

7. Hindari menerima tamu untuk hal hal yang kurang penting.

Makanya kemarin kami cuma silahturrahim melalui video call. Kalaupun akhirnya mendatangi Setelah lahiran.

Prosedur kesehatan sudah dicheck sedemikian rupa. Termasuk rapid test. Alhamdulillah semua penghuni rumah termasuk ayah mertua hasilnya negatif.

Ngomong ngomong soal rapid test. Saat ini layanan rapid test dapat dilakukan dengan mudah di berbagai fasilitas kesehatan.

Namun kalau kamu termasuk yang menjaga dan cukup berhati hati, sehingga memilih melakukan rapid test secara aman dan terhindar dari keramaian. Sepertinya aku punya solusi info rapid test terdekat.

Kita bisa melakukan rapid test dengan mudah dan Aman melalui aplikasi Halodoc. Apalagi yang tinggal di area Jabodetabek.

Aplikasi kesehatan online halodoc ini bekerjasama dengan berbagai fasilitas kesehatan lain seperti rumah sakit dan klinik.

Layanan yang ditawarkan juga beragam, mulai dari rapid test di rumah Sakit, klinik bahkan bisa memilih layanan drive thrue.

Bagaimana sih caranya mendapatkan layanan rapid test melalui Halodoc?

Ternyata sangat mudah, cukup dengan membuka aplikasi Halodoc di ponsel. Lalu Kita bisa memilih tempat dan waktu kapan sekiranya akan melakukan rapid test, upload kartu identitas diri (KTP untuk dewasa dan kartu keluarga untuk anak anak yang masih di bawah umur). Hal ini dilakukan saat pemesanan. Setelah sampai pada tahap pembayaran, kita tinggal menunggu SMS konfirmasi yang berisi jadwal test serta detail pesanan.

Jangan lupa, SMS tersebut nantinya wajib ditunjukkan kepada petugas medis saat akan melakukan rapid test, mudah banget ya.

Setelah rapid test selesai dilakukan. Insyaallah jadi merasa lebih aman kalau mau mengunjungi saudara or keluarga yang habis melahirkan (sebaiknya sih memang nggak dikunjungi dahulu) Walaupun nantinya disana tetap jaga jarak dan belum boleh menyentuh bayi ataupun menggendongnya.

Namun setidaknya sudah bisa melihat saja sudah sangat bahagia.

So sudah siap hamil di masa pandemik ini? Jangan lupa tips diatas ya. Semoga selalu sehat dimanapun kalian berad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *