Film Koboy Kampus Cerita Seru Dan Kocaknya Pidi Baiq Saat Mahasiswa

Pagi itu perkuliahan berjalan seperti biasanya. dosen yang mengajar sedang menjelaskan beberapa teori yg berkaitan erat dgn matkul kekuatan bahan. Aku sesekali melirik jam ditanganku. ” Sebentar lagi harus kumpul di depan rektorat” gumamku

Kulirik isi sms pemberitahuan aksi dari koordinator lapangan yang kuterima beberapa hari lalu.

Bismillah, dengan penuh percaya diri aku pun akhirnya maju dan meminta izin kepada Bapak Dosen untuk tidak mengikuti kegiatan perkuliahan hari itu.

Pak dosen sempat berkeberatan, tapi alhamdulillah aku dapat menjelaskan kenapa aku harus turut serta dalam aksi damai tersebut.

Mengingat nilai akademisku cukup bagus dan aku pun bukan termasuk mahasiswa yang “buruk”. Bapak dosen pun mengizinkan.

Alhamdulillah ternyata pengalamanku meminta izin untuk aksi tidak mengurangi nilai ku di mata kuliah tersebut. Aku tetap mendapatkan nilai A.

Saat menghadiri pree screening Koboy kampus
Saat menghadiri pree screening Koboy kampus

Yup ingatanku itu melintas setelah aku menonton film Koboy Kampus. Dimana adegan dibuka dengan tayangan demonstrasi oleh para mahasiswa ITB. Dikomandoi oleh Candil salah satu ketua senat mahasiswa.

Setting film koboy kampus memang di jaman pemerintahan Pak Seoharto antara 95-99 tentu saja masa itu aku baru lulus SD dan berseragam putih biru.

Zamanku menjadi mahasiswa pun Senat diganti menjadi Badan Eksekutif Universitas. Gini gini aku dulu aktif juga lah jadi anak BEM-U.

Ya bedanya aku tetap memikirkan akademis nggak cuma sekedar ikut aksi (aku menolak menyebutnya demo). Walau aktif di kegiatan organisasi, tetap harus aktif diperkuliahan juga dunk

Nah ternyata tiap mahasiswa itu memiliki cara yang unik untuk mengekspresikan protesnya. Kalau misalnya Candil dan beberapa mahasiswa sepertiku protes melalui aksi.

Segelintir (karena memang cuma 7 orang) Mahasiswa jurusan sastra dan seni memprotes pemerintah dengan cara yang unik.

25 July 2019 tayang di Bioskop
25 July 2019 tayang di Bioskop

Adalah Pidi, seorang mahasiswa asal bandung yang juga merupakan pentolan koboy kampus (sebutan untuk mahasiswa abadi yang nggak tamat tamat kuliahnya). Memutuskan memisahkan diri dari NKRI. Pidi berencana membuat sebuah negara baru yang cinta damai.

Judulnya saja the panas dalam yang merupakan singkatan dari atheis, nasrani, hindu, budha dan islam. pokoknya semua rakyat the panas dalam harus saling menghormati dan nggak boleh menghina ajaran agama lain.

itulah Fatwa yang disampaikan Pidi sebagai Imam besar Republik the panas dalam kepada 6 pengikutnya.

Ada Ninu yang diperankan oleh Ricky Harun. juga ada Deni yang akhirnya ditunjuk sebagai Presiden the panas dalam diperankan oleh Bisma Smash. Juga ada Erwin, dikdik, rianto, inggrid dan beberapa lagi mahasiswa yang sering berkunjung ke markas, akhirnya mengikrarkan diri menjadi anggota/rakyat Republik The Panas Dalam. Bahkan mereka punya Duta Besar Inggris loh di Republik The Panas Dalam ini.

Kirun Sebagai Ninu
Kirun Sebagai Ninu

Film ini unik karena menceritakan masa remajanya Pidi Baiq salah satu novelis terkenal yang film Dillannya laris di pasaran.

Siapa yang menyangka ya, novelis terkenal ini punya pengalaman hidup yang unik. Ya itu tuh jadi koboy kampus yang diuber uber dosen dan orang tua biar segera lulus.

Film ini juga memberikan sensasi kelucuan khas Pidi Baiq. Kalau yang pernah baca hello monsternya Pidi Baiq pasti bakal terbayang kelucuan di film ini.

Asli akting Jason Ranti sebagai Pidi ini bikin gemes banget, pengen cubit tapi bukan mahrom. Soalnya banyak kelakuannya yang menurutku diluar kewajaran seorang mahasiswa hampir DO, tapi malah didukung dan diamini para pengikutnya. xixixi. Nah Pidi Baiq sendiri yang langsung memilih Jason Ranti sebagai pemeran dirinya. Aktingnya Jason juga layak dipuji di film ini.

Ada kuisnya juga loh di Instagram
Ada kuisnya juga loh di Instagram

Persahabatan pidi dengan teman temannya sesama koboy kampus ini bukan seperti persahabatan kepompong kupu kupu, mengubah ulat menjadi kupu kupu. Karena mereka kerapkali saling menjahili satu sama lain xixixi.

Walau saling menjahili, tetap saja mereka setia dan bahu membahu membantu sesama rakyat di Republik The Panas Dalam. Mulai urusan kampus, hingga urusan asrama. Mereka kocak sekaligus kompak.

Film ini merupakan film produksi MNC TV bekerja sama dengan perusaan film Lokal 69 pictures dari Kalimantan. Wah seneng banget ya kalau banyak kolaborasi seperti ini.

Film yang rencananya akan segera tayang 25 Juli 2019 nanti harus kamu tonton di bioskop kesayanganmu. Pasti penasarankan bagaimana nasib Negara buatannya Pidi Baiq ini.

Biar bikin penasaran, lihat dulu cuplikan teaser trailernya di Video Koboy Kampus ini. Dan jangan lupa saksikan filmnya nanti tanggal 25 Juli 2019.  Ambil Kocaknya buang predikat Koboy kampusnya xixixi selamat menonton ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *