Rezeki Kita Perpanjang Harapan Untuk Orang Lain

Sobat Millenials, pasti kenal kan dengan Nussa dan Rara. Kakak adik yang lucu dan menggemaskan ini merupakan tokoh  animasi yang sedang ramai menghiasi kanal youtube.  Nussa adalah sang kakak dan Rara adalah adik.  Mereka punya peliharaan kucing bernama anta.  Bila nama mereka digabung ketiganya terbaca ” Nusantara”.

images (4)

Kartun anak muslim yang digarap oleh rumah produksi dalam negeri ini  menceritakan keseharian dua kakak adik yang sangat inspiratif ini.  Bahkan salah satu anak teman saya jadi suka makan bayam semenjak menyaksikan Nussa makan sayur di kartun ini.

Uniknya kalau diperhatikan lebih detail.  Karakter Nussa di kartun ini digambarkan sebagai seorang anak yang diffable. Nussa tidak memiliki kaki yang sempurna.  Ia menggunakan kaki palsu di sebelah kiri sebagai alat pengganti.

Namun terlepas dari kondisi fisiknya yang imperfect Nussa selalu diingatkan untuk selalu bersyukur walau terlahir dengan kondisi yang berbeda dengan manusia normal lainnya. Dengan ketaatan yang melengkapi dirinya, Nussa selalu mengingat bahwa Allah juga masih menyanyangi Nussa.

Kreatornya menceritakan bahwa sengaja menciptakan karakter Nussa yang imperfect untuk menceritakan bahwa sebenarnya di lingkungan kita itu banyak loh anak anak dengan kondisi seperti Nussa.  Dan diharapkan kisah Nussa yang imperfect ini tetap mengajarkan anak anak yang terlahir tidak sempurna ataupun karena musibah yang menyebabkan kehilangan suatu anggota badan.  Untuk senantiasa semangat dalam menjalani hidup seperti Nussa.

Sayangnya tidak semua anak anak yang terlahir imperfect ini ataupun orang dewasa yang mengalami musibah kemudian menjadi imperfect mendapatkan akses alat pengganti.  Beberapa orang yang juga kesulitan biaya tidak dapat membeli/ memasang alat pengganti berupa kaki palsu untuk mereka.

Aku sempat membaca di berita online bagaimana seorang Ibu Janda yang menjadi kepala keluarga, menafkahi keluarganya dengan berjualan nasi uduk. Mengalami musibah kecelakaan. Dan mau tidak mau ia harus merelakan salah satu kakinya diamputasi.   Sejak saat itu ia mengalami kesulitan menjalankan perannya sebagai penjual nasi uduk.

Jangankan membeli alat pengganti kaki palsu.  Untuk makan sehari hari saja sudah kesulitan karena Ia tidak lagi bisa berjualan. Dan harapan memiliki kaki palsu untuk orang orang seperti ini sangat besar.  Karena alat pengganti ini tidak hanya melengkapi anggota tubuh mereka yang hilang.  Tapi juga sebagai tumpuan hidup untuk beraktivitas.

Kaki palsu digadang digadang berharga  sekitar 4,500.000 sampai 25.000.000 rupiah yang tentunya disesuaikan dengan jenis bahan baku dan level amputasi si pasien sendiri.  Belum ditambah biaya pemasangan dan perawatan.  Bagi seorang pasien yang kesehariannya hanya mampu mendapat uang sekedar buat makan.  Biaya sebesar itu tentu saja cukup sulit ia penuhi.

Rezeki Kita Perpanjang Harapan Untuk Orang Lain

Maukah kita menjadi perpanjangan harapan untuk orang lain? pasti mau ya?.  Sebenarnya ada warisan budaya nenek moyang yang bisa kita lakukan untuk membantu orang lain.  Yakni gotong royong. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Ternyata prinsip gotong royong ini juga sesuai dengan kebiasaan baik seorang muslim.

Kita bisa gotong royong membantu orang orang yang membutuhkan kaki palsu dengan cara mengikuti program program kebaikan.  Salah satunya melalui program I-wakaf, Wakaf Kaki Palsu, yakni berupa kaki palsu untuk para tuna daksa agar dapat berjalan normal.  Dengan hanya menunaikan sebesar 250.000/bagian.  Kita dapat membantu memberi harapan dan semangat hidup bagi para tuna daksa.

Seperti yang kita ketahui, Wakaf itu adalah sedekah yang Istimewa (bisa dibaca disini : wakaf sedekah yang istimewa).

Keutamaan Berwakaf Yang Perlu Kita Ketahui

Wakaf bisa menjadi solusi dari banyak permasalahan Umat.  Apalagi wakaf banyak memiliki keutamaan diantaranya :

1. (SUNNAH) Ibadah Maaaliyah dengan harta yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para Sahabat

2. (MUDAH) Tidak bernishab/ ukuran, Khaul/Waktu serta dapat dilakukan dengan cara transfer, jemput wakaf maupun wakaf online melalui I-Wakaf.

3. (BERKAH) Dikelola secara maksimal sehingga menghasilkan manfaat terus menerus kepada para maukuf’alaih (penerima manfaat)

4. (JARIYAH) Pahala yang mengalir terus menerus meskipun orang yang berwakaf sudah tiada.

Pantas saja bila wakaf ini disebut sebagai investasi dunia akhirat ya.  Karena memang manfaatnya banyak sekali. Baik bagi pemberi, maupun penerima. Nah semoga kita dapat memanfaatkan kelebihan rezeki yang kita miliki untuk memberi harapan bagi saudara saudara kita yang membutuhkan. Sobat Millenials terima kasih sudah membaca hingga akhir, sampai bertemu dipostingan tentang wakaf berikutnya ya.

senior-3336451__480

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *