Kemeriahan Acara Earth Hour Hotel Aston Priority Simatupang

Bagaimana ya rasanya bila tiba tiba bumi kita tidak dialiri listrik lagi?. Kemungkinan banyak manusia dan mahluk hidup tak mampu bertahan hidup. Bisa jadi populasi jauh berkurang seperti serangan Thanos yang menghilangkan setengah populasi.

Bila dulu manusia zaman prasejarah mampu bertahan hidup tanpa listrik. Karena bumi masih sangat luas, Kaya sumberdaya alam,  Dan jumlah populasi masih sangat sedikit sekali.

Tapi kalau sekarang listrik menghilang dari bumi. Yakinlah bakal lebih buruk efeknya dari perang dunia ke 3. Karena itu gaes. Sebagai calon nenek moyang dari anak cucu dan keturunan Kita di masa depan. Kita tuh ga boleh egois.  Yang namanya kelestarian alam dan keberlangsungan kehidupan masa depan, tentu saja menjadi tanggung jawab Kita. Manusia masa kini.

Perubahan Iklim karena Kerusakan Lingkungan dan Pemanasan Global.

Dulu itu mudah sekali memprediksi musim hujan dan kemarau. Bila tanggalan memasuki kalender bulan yang berakhiran ber, September, November, desember dll artinya musim hujan telah tiba.

Tapi sekarang, nggak jelas. Ye kan? Musim panas berkepanjangan, hujan terus menerus hingga banjir dimana mana. Nah ini salah satu contoh perubahan Iklim. Selain itu suhu bumi yang makin lama makin meningkat karena efek rumah kaca juga mempengaruhi perubahan iklim.

Tahu ga, penyebabnya adalah kita. Para manusia masa kini. Gaya hidup Kita melepaskan sejumlah emisi gas ke bumi diantaranya menyebabkan lubangnya ozon sebagai pelindung bumi.

Selain itu penggunaan barang barang elektronik yang membutuhkan listrik. Membuat Kita harus memproduksi listrik lebih banyak lagi. Dan produksi listrik tentu saja diantaranya membutuhkan sumber daya alam.

Karena keterkaitan inilah, Earth Hour yang merupakan gagasan dari WWF sebagai kampanye global yang dilakukan di beberapa negara. Selain peluncuran utama pada tanggal 30 November 2004 di Brussels, Belgia, kampanye ini juga diluncurkan di Austria, Perancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, Swedia, Swiss, Inggris, Austraia, India, Indonesia, Philipina, Thailand, Rusia dan Amerika Serikat.

Earth Hour merupakan kampanye inisiasi publik, yang menyatukan masyarakat dari seluruh dunia untuk merayakan komitmen gaya hidup hemat energi dengan cara mematikan lampu dan elektronik yang sedang tidak dipakai selama 1 jam. Tujuan dari Earth Hour  mendorong individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintah yang saling berhubungan menjadi bagian dari perubahan untuk dunia yang berkelanjutan. Dimulai dengan langkah awal semudah mematikan lampu kepada dunia tentang perilaku hemat energi yang sudah dilakukan. Earth Hourmenjadikan gerakan ini dengan mamtikan lampu dan elektronik karena untuk menyalakan dan mematikan lampu dan alat elektronik hanya dengan satu jari, sehingga setiap individu dari berbagai usia dan status sosial ekonomi bisa berpartisipasi.

Kemeriahan Acara Earth Hour di Aston Priority Simatupang

Hari sabtu yang lalu, bersama komunitas Blogger Crony dan tamu hotel lainnya. Turut menyaksikan kemeriahan Acara Earth Hour di Aston Priority Simatupang.

Untuk tahun ini Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center mengusung tema”Bersinar dalam Gelap sebagai Terang atas Aksi Perubahan Iklim”

Dengan mengundang Sanardi Adam seorang maestro seni lukis Betawi, yang telah sukses menembus di kancah nasional maupun internasional dengan menunjukan aksi melukisnya di atas kanvas dengan tema lingkungan dan seni budaya Betawi.

Sanardi Adam mengatakan,Saya sangat senang dapat berpartisipasi dan berkolaborasi dengan Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center dalam acara Earth Hour, dengan membuat sebuah karya seni pada saat hampir seluruh penduduk dunia mematikan lampu secara bersamaan,dalam lukisan itu saya coba tuangkan pikiran dan imajinasi saya tentang lingkungan hidup dan kwbudayaan betawi karena saya memang konsen untuk mengangkat budaya betawi dan didalam lukisan itu ada matahari yang memiliki makan memberikan sinar kehidupan bagi seluruh mahluk hidup di dunia, “katanya.

Dalam acara Earth Hour di Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center juga dimeriahkan oleh SD Kebagusan 01 Jakarta Selatan, dengan menampilkan berbagai kesenian seperti baca puisi,tari betawi, pencak silat, Dan paduan suara dengan diiringi oleh alat musik dari barang bekas seperti kaleng biskuit, botol, ember cat san lain lain

Semoga kegiatan yang dilakukan oleh Aston Priority Simatupang Hotel ini memberikan inspirasi kepada badan usaha serupa, agar melakukan kegiatan Earth hours di masa mendatang.

Semakin banyak yang ikut berpartisipasi Akan semakin banyak berhemat untuk kebaikan bumi dan masa depan. Yakinlah sedikit yang Kita lakukan berarti banyak untuk masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *