Nostalgia Mading Sekolah kisah seru yang tak kan terlupa

Aku suka menulis karena aku suka membaca. Kesukaanku membaca dipicu karena sering melihat koleksi buku para Tante dan Omku yang berprofesi sebagai Dosen. Kalau main kerumah adik dari Bapakku itu, pasti lah senang sekali.

bookshelf-413705__480

Koleksi buku mereka disimpan dalam lemari lemari jati yang besar dan berat. Dengan pintu pintu geser yang bila dibuka menampilkan deretan buku buku menarik. Tidak cuma buku, majalah dan komik pun ada.

Dan memang kesukaanku membaca Dan menulis dahulu mengantarkanku menjadi pengarang cilik. Puisi Dan cerpen yang kutulis sejak kelas tiga SD kerap masuk ke majalah anak anak. Tentu saja selain mendapat uang jajan. Aku sering maju dipanggil Kepala Sekolah saat upacara sebagai siswa berprestasi.

Nah hal inilah yang membuatku sering diajak jadi Tim Mading Sekolah, baik saat SMP maupun SMU. Sebagai anak yang terlahir kidal. Akupun dianggap kreatif oleh teman teman.

Mading dulu merupakan salah satu media sosial yang paling mumpuni di Sekolah. Rasanya membanggakan kalau muncul profil kita di salah satu sudutnya. Ya paling enggak, sedikit-dikitnya muncul di kolom sudut berbagi salam dan ucapan hihihi.

Ngomong ngomong, pengurus Mading sekolah juga sering merasa jadi penyimpan top secret loh. Ya itu tadi, biasanya yang mengirim kolom berbagi Salam selalu merahasiakan namanya. Biasanya mereka mengirimkan Salam ucapan untuk gebetan atau yang ditaksir.

IMG-20190218-WA0059

Yang serunya lagi dari Mading Sekolah adalah kolom teka teki silang dan kolom kisah detektif. Walau pemenangnya nanti cuma mendapat mug/gantungan kunci atau poster Artis idola yang dulu itu susah dapatnya. (Karena internet baru masuk dan masih lamban).

Antusias siswa yang mengirim jawaban dari dua kolom seru tadi cukup banyak.  Satu lagi kolom yang disukai oleh teman teman yakni konsultasi cinta. Sebagai pengurus Mading. Kita juga menyimpan top secret masalah cinta diantara teman teman yang meminta solusi dari permasalahan tersebut. Hayooo dulu siapa yang suka kirim surat untuk kolom konsultasi cinta?

Pokoknya seru banget deh jadi pengurus Mading sekolah. By the way untuk yang bukan angkatan 90 an ke bawah. Mungkin kalian belum tahu ya tentang mading ini. Supaya kalian juga mendapat informasi. Silahkan dibaca informasi berikut.

Apa itu Mading Sekolah

Berdasarkan Wikipedia, majalah dinding merupakan salah satu jenis media komunikasi Massa dalam bentuk tulosan yang paling sederhana. Disebut majalah dinding karena prinsip dasar majalah terasa dominan di dalamnya.

Penyajiannya yang unik yakni dipampang di dinding suatu instansi. Memang yang paling banyak menggunakan Mading sebagai media informasi adalah Sekolah.

IMG-20190218-WA0058

Bentuk Mading Biasanya adalah Dua dimension terbuat dari kertas karton, tripleks, styrofoam yang dihias dan dikreasikan dengan bahan lainnya. Sehingga membentuk sebuah kreativitas. Ukuran Mading relatif besar sekitar 120cm x 260cm atau bisa disesuaikan dengan kebutuhan.  Semakin besar suatu Mading berarti semakin banyak informasi yang disampaikan.

Manfaat Membaca dan peran Mading Sekolah

Selain manfaat untuk pembaca yang mendapat informasi serta pengetahuan baru dari kegiaran membaca Mading Sekolah. Pembuat madung tentu juga mendapat banyak manfaat.

Selain melatih menulis, pengurus Mading juga diharapkan memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas, mampu berpikir kritis dan kreatif. Juga terbiasa mengatur dan memanajemen pekerjaan serta mampu bekerja di bawah tekanan.

Mading Sekolah Masa Kini

Generasi Z dan generasi alpha yang tidak banyak mengenal buku berwujud kertas dan telah beralih ke era digital. Tentu saja tidak bisa Kita biarkan mengalami penurunan minat baca apalagi minat menulis.

Digempur game game online yang sejatinya dapat membuat mereka kecanduan dalam Hal negatif adalah gal yang tidak Kita inginkan.

Najwa Shihab, seorang Duta Baca Indonesia pernah menyatakan bahwa membaca ialah upaya merengkuh makna, ikhtiar untuk memahami alam semesta. Tak heran rasanya jika buku disebut jendela dunia, yang merangsang pikiran agar terus terbuka.

Mading dapat digunakan sebagai ‘umpan’ bacaan dan menjadi sarana untuk membawa seseorang mencari informasi terbaru sehingga mengenal dunia baru secara lebih positif.

Lalu, apa yang akan terjadi pada Mading di tengah industri digital ini? Mading tentu tidak lagi hanya hadir dalam bentuk cetak namun perlu merambah dunia digital dalam format online. Agar lebih menarik dan user friendly oleh seluruh siswa dan guru, akan hadir platform terbaru Mading sekolah yang akan diperkenalkan pada tanggal 28 Februari 2019, nanti. Seperti apa format dan kelebihannya? Nanti bisa dicheck di www.madingsekolah.com

So gengs, kalau kamu jugs punya kisah nostalgia menarik tentang mading Sekolah, yuk bagi kisah serumu di kolom komentar.  Sampai bertemu lagi di artikel lainnya ya. Thank you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *