Inspirasi Dekorasi Rumah di Talkshow Pameran IPEX 2019

Sebagai keluarga muda, resolusi pertama pastinya adalah tempat tinggal. Alhamdulillah di 2015 kami sudah berhasil membeli rumah sendiri. Walau letaknya di luar Jakarta, yang penting sudah punya.  Rumah memang penting sekali.  Tempat tinggal melindungi diri disaat hujan, maupun panas.  Tempat kita kembali.  Tempat istirahat, menerima tamu dan masih banyak lagi fungsinya.

Home sweet home
Home sweet home

Dibandingkan kendaraan, menurutku rumah itu wajib  diusahakan punya sebelum usia 35 tahun.  Dan sebelum punya rumah sendiri, sebaiknya hidup sederhana saja. InsyaAllah nanti tabungannya cukup kok untuk membeli rumah secara cash.

By the way, sayangnya nih. Walau komplek rumahku itu adalah perumahan yang cukup baik, bagus, dengan fasilitas yang lengkap didalamnya. Ada taman bermain, jogging track, kolam renang, masjid besar, pasar, dekat sekolah, mall dan rumah sakit. Cuma ada satu yang kurang. Yakni jauh dari kantor suami di Jakarta Barat. Hiihihi.  Jadilah sampai sekarang rumahnya belum ditempati.

Makanya kemarin waktu aku jalan jalan lihat pameran IPEX (Indonesia Properti Expo) di JCC bersama teman temanku.  Kesempatan banget untuk lihat lihat design rumah, harga, maupun lokasinya.  Sayangnya memang rumah rumah yang berlokasi di Jakarta, harga cashnya belum sesuai dengan kantong kami yang sobat missqueen.  Nggak ada lagi yang ratusan juta, rata rata milyaran.  Tapi emang cakep dan strategis sih, Wajar lah ya ada rupa ada harga.

Di Ipex 2019
Di Ipex 2019

Sekarang aku dan suami masih menunggu salah satu rumah milik orang tua di wilayah Jaksel.  Walau begitu, tetap lebih enak kalau milik sendiri.  Bebas mau didekorasi ataupun direnovasi.  Kalau rumah numpang begini kan nggak bisa.  Padahal aku tuh pingin punya rumah ala ala yang instagramable.  Apalagi pekerjaanku sebagai seorang blogger dan online shop sering banget butuh spot spot cantik untuk foto produk ataupun shooting video.

Dapur semi Outdoor dirumahku
Dapur semi Outdoor dirumahku

Ya, mau nggak mau memang harus pindah ke Rumah kami di Cibinong itu.  Aku sudah sempat membuat dapur dengan design semi terbuka.  Waktu itu dibantu oleh adik ipar yang kebetulan berprofesi sebagai arsitek. Dialah yang mendesign dapur kami.  Sayangnya karena belum ditempati. Rumah itupun masih kosong melompong. Alias belum ada barang yang dipindah kecuali tempat tidur dan peralatan dapur (kadang kadang kalau weekend kami kesini)

Pucuk dicinta ulampun tiba.  Rupanya di IPEX sering ada talkshownya juga loh.  Jadi selain pameran rumah.  Penyelenggaranya juga mengadakan talkshow dengan beragam tema.  Pas banget yang aku ikuti kemarin itu adalah tentang “Decor Rumah Ala Instagram” yang dipandu oleh Ani Berta sebagai moderator dan diisi oleh Irma Alayidrus ((Selebgram yang suka banget dengan food photography dan home decor) juga ada Mom Adelya ( Frelance Interior design yang juga suka banget berbagi informasi tentang dekorasi rumah).

HomeDecor Rumah Kecil “Menemukan Tema Dekorasi Rumah” By Adelya

Suka banget dengan kalimat pembuka dari mbak Adelya.  Punya rumah kecil bukan berarti nggak bisa dibuat cantik loh.  Yuph hari gini kayaknya sulit punya rumah pertama dengan ukuran luas.  Kecuali emang sudah kaya sejak lahir, atau pas dapat rezeki amat nomplok. Syukur syukur sudah punya rumah sendiri dan enggak nyicil itu beneran alhamdulillah deh. Jadi walaupun rumahnya cuma luas 70m dengan luas tanah 100 meter doang.  Kalau tahu cara decornya, aku yakin banget. Rumahnya jadi apik dan bikin betah.  Sayangnya aku belum tahu xixix. Makanya kemarin itu ke IPEX buat dengerin dan nyimak talkshow ini.

Speaker 1 Mbak Adelya
Speaker 1 Mbak Adelya

Lebih lanjut menurut mbak Adelya “Banyak banget tema untuk rumah, yang ditampilkan nanti adalah tema tema yang paling banyak dipilih oleh orang”.  Diantaranya adalah minimalis, Japanese, Boho/Bohemian, dll.  Berikut penjelasan pada masing masing tema.

Tema Minimalis

Tema rumah yang terang, banyak cahaya dengan lighting alami, tidak banyak barang, tidak banyak dekorasi barang, pokoknya sederhana.  Jelas Mbak Adelya yang saat itu mengenakan blouse bergaris garis biru.  Rumah dengan tema minimalis biasanya memilih barang dengan manfaat kegunaan.  Selain sebagai pajangan juga bisa digunakan.  Tone warna yang banyak dipilih  untuk tema ini adalah warna warna elemen kayu, black and white, warna pastel yang sangat lembut seperti dusty pink, abu silver. Contohnya dibawah ini.

Sumber : decoruma.com
Sumber : decoruma.com

Tema Japanese

Tone yang sering digunakan dalam tema ini adalah warna kayu serta penggunaan material kayu. Dengan tempat penyimpanan yang tertutup namun sangat rapi.  Sehingga memberikan kesan sederhana, bersih namun simple. Selain itu rumah jepang juga memiliki fitur unik, mengutamakan estetika dan fungsi ruang yang menarik. Seperti ini.

Sumber : idekorasi.com
Sumber : idekorasi.com

Tema Boho atau Bohemian

Tema Boho ini terkesan ramai, namun sebenarnya stylenya bebas, yang tetap ada tone warna.  Ada unsur  tanaman, putih, dan elemen kayu. Ternyata Mbak Adelya sendiri menerapkan tema ini untuk rumah tinggalnya.

Sumber : homedit.com
Sumber : homedit.com

Tema Industrial

Tema rumah dengan desain interior material mentah, semen, bata dll. Gaya Industrial ini mulai banyak digemari belakangan ini. Terutama pada ruangan komersial seperti restaurant, cafe maupun co-working space yang mulai menjamur di kota besar Namun seiring berjalannya waktu, tidak sedikit juga yang mencoba menerapkannya pada rumah tinggal.

Sumber popeti.com
Sumber popeti.com

Nah tidak harus wajib memilih ke empat tema itu sih, yang penting kita punya Tema/Tujuan yang jelas mau dibuat seperti apa dekorasi rumah kita. Lanjut Mbak Adelya lagi.  Kalau dari penjelasan mbak Adel, aku sih tertarik untuk mencoba tema Bohemian, bahkan tema tersebut bisa juga loh digabung dari beberapa tema besar. Misal Ruang tamu temanya Japanese, Ruang Tidur minimalis.

Selanjutnya Mbak Adelya juga memberikan tips bagaimana caranya rumah tampak lebih instagramable.  Yang pertama memanfaatkan tanaman hidup. Tanaman yang lazim digunakan adalah seperti pohon palem, pohon karet, pohon zaitun, pohon monstera dll. Penggunaan tanaman dapat menjadikan foto menjadi lebih hidup dan terkesan hangat, dan nyaman.  Berikutnya juga bisa menggunakan frame yang bisa diletakkan di dinding. Letakkan frame tidak terlalu tinggi, sehingga tidak meninggalkan kesan frame biasa saja. Ambalan juga dapat dipakai untuk mempercantik dekorasi ruangan. FYI Ambalan adalah sebutan untuk rak yang biasanya ditempelkan pada dinding sebagai sarana dekorasi, yang bisa ditambahkan dengan hiasan pajangan, serta pernak-pernik interior.

Yang penting juga adalah waktu serta pencahayaan saat memfoto ruangan.  Sebaiknya menggunakan cahaya matahari sebagai penerangan alami. Namun bila tidak ada lampu bohlam juga dapat membantu.  Sinar bohlam berwarna kuning akan memberi kesan hangat, sedangkan sinar bohlam berwarna putih cocok bila digunakan untuk food photografi. Intinya jangan lupa mencari tema apa yang paling cocok dengan keinginan dan membuat kita sebagai penghuni rumah merasa nyaman.  Kalau tadi adalah tema design versi mbak Adel, bagaimana dengan tema dari Mbak Irma Alayidrus? Simak materinya disini ya

Tema Design Rumah Pilihan Irma Alayidrus

Materi berikutnya disampaikan oleh Mba Irma Alayidrus.  Awalnya beliau memulai hobinya mendesign dan memfoto ruangan adalah dari kesukaannya akan food photography, lalu kebiasaan beliau mengikuti para interior styling luar negeri di Instagram. dan mengikuti komunitas dengan tema serupa. Dari sinilah Irma mulai mempelajari Scandinavian design.

Mbak Irma Alayidrus
Mbak Irma Alayidrus

Design Scandinavian muncul abad 20 yang berkembang di lima negara Nordik, yakni Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia dan Swedia. Dengan unsur warna paling mayoritas biru dan abu, namun banyak juga yang menggunakan unsur warna putih. Prinsip dari tema ini adalah sederhana, ujar mbak Irma yang hari itu cerah dengan jilbab berwarna coklat.

Rumah rumah dengan tema Scandinavian biasanya terkesan minimalis, fungsional, tidak menyimpan banyak barang yang tidak digunakan.  Tips buat kita yang rumahnya masih terkesan banyak, sebaiknya dipilah seperti tema skandinavian ini.  Bila tidak terpakai, tapi masih bermanfaat bisa dijual atau diberikan ke orang lain.  Bila sudah rusak atau berkurang fungsinya, bisa didaur ulang atau pun dibuang. Nggak usah disimpan lagi, ujar Mbak Irma.

Tema kedua yang digunakan oleh mba Irma adalah tema minimalis. apalagi untuk rumah yang mungil.  Sebaiknya barang yang dipakai untuk dekorasi memiliki fungsi.  Dan senada dengan mbak Adelya, lighting juga merupakan hal yang penting dalam proses pemotretan. Selain itu sebaiknya postingan di Instagram kita difoto dan dishare dengan tone yang sama.

Sebenarnya masih banyak lagi yang disampaikan oleh kedua speaker dalam acara talkshow ini, namun yang menurutku penting dan harus dishare adalah yang sudah kutulis diatas. Ngomong ngomong udah pernah ke IPEX belum? kalau belum baca dulu ya info dibawah ini. InsyaAllah nanti kalau ada lagi kalian bisa hadir untuk menyaksikan langsung ataupun berburu property.

Hunian Murah dan Terjangkau di IPEX 2019

Pameran yang berlangsung pada tanggal 2  hingga 10 Februari ini diselenggarakan di Jakarta Convenciene Center.  Menawarkan 600 rumah siap huni dan diikuti oleh 167 pengembang. Harga rumah yang ditawarkan di Pameran ini mulai dari 130 juta loh. Tidak cuma rumah tapi juga ada apartemen.  Indonesia Property Expo ini merupakan acara yang sudah sukses digelar sebanyak 17 kali.  Wow tiap hari pun pengunjungnya selalu ramai. Sepertinya permintaan properti terus meningkat sebagai kebutuhan pokok masyarakat.

Apalagi generasi milenials sudah banyak yang mulai memikirkan memiliki rumah sejak masih muda.  Dan ini merupakan langkah yang tepat. Apalagi rumah sudah menjadi investasi yang menjanjikan.  Harga sewa dan tanahnya pun makin lama makin tinggi.  Jadi nanti kalau sudah siap menikah kan tinggal memikirkan isinya saja, karena rumahnya sudah ada.

Banyak promo dan kemudahan yang ditawarkan di Pameran ini.  Kemarin aku sampai menunggu sekitar 30 menit. Ketika salah satu teman mengajukan aplikasi pembiayaan rumah di Stand Bank BTN.  Prosesnya juga tersedia beragam. Bisa bayar cash, pembiayaaan syariah, pembiayaan konvensional.

Menunggu Teman di stand BTN
Menunggu Teman di stand BTN

Selain pameran rumah juga ada jasa design rumah.  Kemarin aku pingin mampir, tapi pas lagi ramai sekali.  Mungkin nanti di IPEX selanjutnya bisa mampir lagi.  Yang pasti sebagai warga jakarta generasi milenials, merasa senang sekali dengan hadirnya IPEX ini.  Karena memotivasi kami untuk segera memiliki rumah pertama, ataupun berinvestasi di property. Sehingga jargon #milenial2019punyarumah itu bukan sesuatu yang gamang.

Yuk yang belum ke IPEX masih ada waktu sampai tanggal 10 Februari loh. Jangan lupa ada undian berhadiah juga, plus masuknya pun gratis. Alias nggak bayar.  So kapan lagi lihat pameran rumah, lengkap, bertabur hadiah dan gratis kalau tidak di IPEX 2019.  Yuuuuuk ke IPEX yuk.

 

 

 

1 Comment

  1. Dapur Mba cakep dan bersih.
    Mendekor rumah perlu waktu tapi hasilnya bisa bikin kualitas hidup terjaga 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *