Preman Pensiun, Film Seru Sarat Makna

film preman pensiun, Seru
film preman pensiun, Seru

Yeay welcome 2019. Hai sobat FA (Fika Artari) apakabar semuanya? semoga kalian semua happy happy aja ya. alhamdulillah akupun begitu gaes. Memang setelah liburan akhir tahun ke Lombok kemarin. Aku nggak banyak kegiatan keluar rumah. Kebetulan sempat sakit dan setelah diagnosa yang cukup melelahkan atas penyebab vertigo berlarut larut. Ternyata aku terkena GERD. Jadilah awal tahun baru ini dirumah saja.

Namun akhirnya bisa keluar rumah juga menghadiri pree screening film preman pensiun. Kesan pertama tentu saja happy. Kalian tentu tahu kan, sinetron dengan judul yang sama sudah lebih dulu viral dan meninggalkan kesan mendalam bagi para fansnya.

wajib nonton preman pensiun
wajib nonton preman pensiun

Termasuk aku. Masih segar dalam ingatanku bagaimana Kang Bahar (dahulu diperankan oleh alm Didi Petet) bersama anak buahnya berusaha migrasi dari dunia hitam kerasnya premanisme di terminal beralih ke profesi halal.

Aku sih sudah mencatat akan menyaksikan film ini di bioskop nanti di tanggal 17 Januari 2019 apalagi sering banget melihat info dan promo film ini di akun instagram adik iparku yang juga bermain di sinetron tukang ojek pengkolan. Wow, pokoknya wajib harus nonton.

Dan memang ternyata setelah menyaksikan pun aku merasa film ini tuh wajib disaksikan oleh para fans sinetron preman pensiun. Tetapi jangan khawatir untuk yang belum pernah nonton sinetronnya. tetap masih bisa mengikuti jalan cerita kok. why? karena masing masing karakter di film ini tuh unik. Sebentar saja kamu pasti bisa membedakan dan tahu nama masing masing karakternya.

Contohnya, kang Muslihat. Pria yang dulunya adalah tangan kanan Kang Bahar. Merupakan seorang pria kurus dengan perawakan yang jauh dari mengerikan, tapi jangan salah kalau beliau sudah mengenakan cincin batu akiknya. Hati hati bung. Lawannya pasti keok.

Ada juga pasangan Murad dan Pipit. Duo sejoli ini penampakannya seram bingit, khas preman. Berbadan kekar dan berotot. Tapi persahabatan mereka manis banget. Dan mereka berdua adalah penyumbang adegan lucu terbanyak di film ini. hahahah padahal sebenarnya yang dilakukan oleh Murad dan Pipit itu receh banget. Namun tetap bikin aku terpingkal pingkal.

Banyak banget sesuatu yang baru yang dapat kita ambil hikmahnya dari film ini.

1. Di Preman Pensiun Jadi baik itu susah, tapi terhormat

Kang Mus memang ga punya apa apa sekarang. cuma punya motor dan bisnis kecimpring. Yang makin lama makin menurun penjualannya. tapi berkat bisnis inilah Kang Mus bisa memberi nafkah halal untuk keluarganya dan banyak pegawainya.

2.  Mantan Preman saja setia, masa kita Enggak

Hebat, itu yang terlintas di benakku saat melihat kekompakan kang muslihat berserta mantan anak buahnya. Tetap saling membantu, bertanya kabar dan setia banget. Contohnya Ujang, Murad dan Pipit yang masih kerap kali menerima perintah dari Kang Mus.

3. Sepreman premannya seorang Bapak, tetap sayang keluarga.

Di film ini juga ada adegan bagaimana kegalauan kang Mus saat tahu anak perawan semata wayangnya. Safira sudah ditaksir laki laki. Jangan sampe menyakiti anak perempuan seorang bapak,  apalagi Bapaknya preman. Kelar hidup loe!

5. Pemimpin dengan Kharisma dikenang sepanjang masa.

Semua pertanyaan harus terjawab di Kamu, semua persoalan harus selesai di Kamu. Begitu pesan Kang Bahar kepada Kang Mus. Dan memang Kang Bahar ini pemimpin kharismatik, bahkan setelah beliau meninggal, mantan anak buahnya tetap menghormati beliau. Termasuk mantan anak buahnya Kang Mus yang masih tetap mau diperintah Kang Mus.

6. Kadangkala Intuisi Istri itu benar adanya

Bete memang kalau punya istri yang seringkali curigaan. Sama seperti Dik dik yang seringkali kerepotan karena imas istrinya selalu cemburuan. Tapi ternyata memang akhirnya intuisi istri tuh kadang kadang benar.

Nah sebenarnya masih banyak lagi kesimpulan menarik yang aku dapatkan dari menonton film preman Pensiun in. Apalagi musik angklung dan lokasi di film Preman Pensiun di Bandung, benar benar terasa hangat. Sehingga mendekatkan kembali kenangan tentang sinetron preman Pensiun yang tak terasa sudah 3 tahun lalu tayangnya.

Hebatnya lagi film besutan sutradara sekaligus penulis naskah. Aris Nugraha. Tidak lebih dari sebulan. Namun tenang saja, hasilnya tetap sangat menarik untuk ditonton. Walau film Preman Pensiun ini dibuat kompleks, ceritanya tetap tersaji menarik. Dan endingnya benar benar bikin kaget.

Aku sih berharap nanti Ada film Preman Pensiun berikutnya. Dan jangan lupa, saksikan preman Pensiun versi layar lebar mulai tanggal 17 Januari 2019. Sekarang nonton trailernya dulu ya.

 

14 Comments

  1. Film kocak ini emang penuh makna ya dari aksi para preman itu kita bisa memetik banyak pelajaran. Sangat direkomendasikan untuk ditonton film ini oleh semua usia

  2. Ini dulu sinetron kesukaan mamaku. Pasti dia seneng nih ada di bioskop. Meski sedih sih Kang Baharnya ga ada (semua suka kang bahar).

    Besok tayang ya? duh mau ngajak mama nonton tapi wiken ini aku di luar kota, semoga seninnya sempat.

  3. Aku terus terang pas Preman Pensiun ditinggal Didi Petet udah gak nonton lagi. Kangennn. Tapi akting Epi Kusnandar emang selalu bagus sih. Kapan2 deh nonton juga

  4. jadi penasaran ama film ini. iya sih ga semua preman itu mengerikan dan menakutkan. malah ketika dia pensiun tuh jadi lebih baik dari kebanyakan orang baik yaa

  5. Pengen banget nonton Preman Pensiun the movie, lihat iklannya di tv kayaknya seru banegt sekalian melepas kangen sama kang mus cs

  6. Eh aku belum nonton. Recommended ya ternyata
    Nanti coba tonton ah. Sama teman2. Untuk ngasih tau kalo preman dan mantan preman itu juga punya hati

  7. Ooo jd dulu pemerannya alm Didi petet mbak? Terus terang gak nonton sinetronnya.
    Iya mbak, preman tu dmn2 sama, sebenarnya ya tetep sayang keluarga, tapi nyakitin keluarga lain #fakta 😀
    Film ini kyknya lumayan menghibur ya? Mulai bsok ya tayangnya? Moga bisa nonton TFS reviewnya 😀

  8. Aku suka banget sejak dulu nih. Selain karena berbahasa Sunda, pesan moralnya pun banyak.

  9. Beruntung sekali dapat menyaksikan film ini perdana dan bisa merasakan sensasi bertemu dengan seluruh cast film. Biasanya film yang sudah dibuat layar lebarnya punya kesuksesan luar biasa saat sinetron dulu

  10. wah kayaknya filmnya lucu-lucu mendebarkan ya mbak, aku dulu suka ngikutin juga nih serialnya di televisi, emang bagus sih konsep cerita dan penyajiannya keren.

  11. Aku ngikutin serial preman pensiun sejak tayang di TV, aku salut sama kesetiaan para preman ini, rasa setia kawan dan solidaritas nya tinggi.

  12. Ah suasananya nyunda banget gitu ya ada angklungnya? Jadi galau lagi ngirit pengin nonton ini apa keluarga cemara huhu. Btw teteh sehat2 yah jaga kesehatannya juga semoga jauh2aaan bgt sama gerdnyah 🙂

  13. waktu masih series aku ngikutin banget, sekarang harus nonton nih, rindu juga sama cerita preman pensiun huhuhu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *