Terus terang aku suka naik kereta itu baru sejak tinggal di DKI Jakarta. Dulu di daerah asalku Palembang, tidak banyak destinasi wisata yang bisa ditempuh dengan kereta. Berbeda dengan sekarang, apalagi sejak jadi blogger yang suka Travelling, kereta api menjadi angkutan idola buat traveler. Alasan utamanya, ada banyak kelas yang bisa dipilih, mulai dari tiket KAI ekonomi sampai kelas eksekutif pun ada. Jadi tinggal pilih sesuai keinginan dan budget. Selain itu, alasan lain lebih nyaman naik kereta api adalah anti macet. Toh jalurnya tidak saingan dengan kendaraan jenis lain Kan. Angkutan massal ini punya prioritas utama sebagai transportasi darat sehingga bisa sampai di tujuan denganRead More →

Aku bekerja di sebuah lembaga philantropy, yang mengurus dana sosial. Kerjaanku di bagian empowering Dan mengurusi pembagian dana melalui beberapa program. Ada program pendidikan, kesehatan, ekonomi dan relawan. Tentu saja tidak sekedar membagikan lalu selesai. Ada administrasi yang harus diurus setelahnya. Dokumen yang terdiri dari laporan bulanan, laporan anak asuh, laporan penerima manfaat, proposal kerjasama, proposal csr dan masih banyak lagi. Belum lagi arsip berupa formulir dan ketebelecenya semua menggunakan kertas. Senja tinggal beberapa orang di kantorku. Hampir semua karyawan sudah pulang begitu lonceng berdentang menunjukkan pukul lima petang. Tinggallah aku dibantu beberapa orang relawan berkutat mengetik laporan bulanan anak asuh. Bolak balik duduk berdiri,Read More →

Penggemar Korean Drama pasti  tahu dong, dramanya Jaksa Jung Jae Cha dan reporter Nam Hong Jo? Ada adegan unik yang menginspirasiku di drama ini. Apalagi kalau bukan adegan Jaksa Jung atau Reporter Nam Hong Jo saat membuang sampah. Sekilas receh banget, adegan buang sampah saja pakai diceritakan. Padahal sebenarnya menurutku itu adalah selipan iklan Layanan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Tentu saja bagi rakyat Korea. Uniknya lagi kotak sampah di sana sudah terpilah berdasarkan jenisnya. Di drama tersebut pun diceritakan pemerannya selalu memilah terlebih dahulu sampahnya sebelum dibuang. Keren ya. Kalau di Indonesia mungkin baru beberapa tempat saja. Ya di Kota Kota besar, mallRead More →

Hai semua, bagaimana THRnya sudah cair belum?. Saya sih tidak Punya THR dari kantoran. Kan Saya freelance, tapi THR suami sudah Saya anggap THR Saya sendiri. Hihihi, begitulah nikmatnya jadi istri solehah. Dapat THR pemberian suami. Sama seperti yang lainnya. Saya pun memanfaatkan THR untuk memperoleh beberapa barang impian. Bukankah THR  sering dijadikan momen untuk membeli atau upgrade barang-barang idaman seperti gadget atau juga barang-barang sehari-hari, karena THR menandakan adanya penghasilan tambahan dibanding waktu-waktu lain. Namun penghasilan tambahan tersebut juga bukan berarti bebas untuk menghabiskan uang THR ya guys. Adanya THR juga menandakan adanya momen liburan bersama. Rasanya kurang sreg jika liburan tanpa mengabadikan momenRead More →

Malam itu kami baru saja sampai stasiun lempuyangan. Kulirik jam ditangan menunjukkan pukul delapan malam. Anak anak sudah tampak lelah. Wajar, karena menempuh perjalanan darat lebih 8 jam Naik kereta dari Jakarta. Untungnya jarak stasiun ke Hotel tempat kami menginap kurang dari 30 Menit. Tapi sungguh kaget. Ketika sampai di hotel. Suasananya spooky. Bukan karena hotelnya angker. Melainkan karena mati listrik. Memang sih kami tidak menginap di hotel bintang 5. Ini cuma hotel kelas melati. Jadi ya begitulah genset mereka cuma satu. Bahkan tidak cukup untuk menyalakan semua lampu di tiap kamar. Sempat bertanya ke Pengurus hotel, rupanya gardu listrik di wilayah tersebut meledak. Dari jamRead More →