Amma Fika terkikik sendiri melihat foto yang dikirimkan oleh Bunda Hafidz. Foto itu berisi picture Umar bocah usia 15 bulan yang asyik makan dua gorengan. Tangannya penuh kiri dan kanan menggenggam makanan.  Lain waku ibunya yang merupakan adik kandung Amma fika bercerita. Seperti dua hari lalu. Saat puasa hari pertama Ibu Hafidz membeli 10 buah pempek yang niatnya akan jadi menu cemilan berbuka puasa bersama ayah anak anak. Pempek tersebut ditaruh di meja makan. Hafidz (4 Years) dan Umar (15 M) bermain di ruang tamu. Saat ibu mereka meletakkan sayuran yang baru selesai ditumis. sang ibu kaget. Melihat pempek di piring tinggal 4 buah. WajahRead More →

Pesan Menteri Perindustrian Ir. Airlangga Hartanto, MBA, MTT “Jangan berhenti belajar jika ingin sukses dimasa yg akan datang.” Tentu saja itu bukan pesan untuk ibu ibu macam Kita Mom. Itu pesan beliau kepada generasi z yang memang sekarang sedang jadi pelajar. Beliau memberikan pesan tersebut saat mengakhiri acara Obsat yang ke 202 sepekan lalu. Apa sih obasat itu. Obsat adalah sebuah diskusi santai yang dibuat oleh beritagar dot id yang berdurasi setiap bulan sekali. Dengan beragam tema yang sedang hangat di Indonesia. Konon dulu saat beritagar masih berkantor di Langsat Mayestik, obsat ini sering disebut obsat Langsat. Aih kanget ya sama obsat Langsat. Dulu SayaRead More →

Kenangan Indah Bersama Trac Saat Ramadhan 10 tahun silam di Palembang aku pernah diundang ke acara buka bersama TRAC Rent A Car. Kebetulan TRAC juga mengundang anak anak yatim maupun piatu di wilayah ICD Lembaga Amil Zakat tempatku bekerja. Jadilah aku bersama hampir 100 anak menghadiri acara buka puasa tersebut. Apakah kami kesana berjalan kaki? Atau Naik angkot? Tentu tidak. Kami dijemput di beberapa titik dengan menggunakan belasan Mobil TRAC. Jangan bayangkan mobilnya jelek? Semua Mobil TRAC bagus, masih baru, Acnya dingin, wangi, bersih, dengan jok yang empuk didalamnya. dan Bapak pengemudi yang ramah tamah. Sungguh hal itu sangat membuatku terkesan. Walau sudah bertahun tahunRead More →

Abang Tukang Bakso mari mari sini Saya mau beli. Satu mangkok saja, tiga ratus perak yang banyak baksonya Sepenggal lagu tentang bakso diatas membersamaiku tentang kenangan makan bakso. Suatu sore, saat aku masih berusia 6 tahun dan duduk di kelas TK B. Sambil menggendong Deni, adik yang baru berusia 2 tahun. Berjalan menuju simpang empat tak jauh dari rumah Tugasku saat itu adalah memanggil Kang bakso yang mangkal di simpang 4. Maklum kala itu belum ada ponsel apalagi go food. Sampai di lokasi, eh Kang baksonya tidak Ada. Aduh padahal biasanya sore sore begini tukang bakso selalu mangkal disana. Air mata menetes, selain merasa capek,Read More →

Keluargaku rata rata berprofesi sebagai guru, dosen atau pns. Dari kakek buyut yang seorang wedana, Nenek adalah kepala sekolah. Tante dan Om yang jadi guru ataupun Dosen. Semuanya hampir berprofesi di dunia pendidikan. Hal ini yang mungkin banyak mempengaruhi keturunannya ini dalam memilih profesi. Cita citaku dulu Dosen. Tapi sayang Karena suatu hal. Cita cita tersebut belum tercapai. Jadilah bekerja di sebuah NGO saat itu menjadi salah satu profesiku. Penghasilan yang didapat dari pekerjaanku alhamdulilah bisa membantu keuangan ibuku yang janda dan membiayai sekolah adik bungsuku. Syukurlah setelah aku, profesi adik adikku jadi lebih beragam. Ada yang jadi pramugari, kerja di BUMN dan Perusahaan minyak.Read More →