Generasi Milenial Saatnya Merancang Masa Depan dengan Cinta Terencana

Narasumber di Acara BKKBN Blogger Gathering
Narasumber di Acara BKKBN Blogger Gathering

“Dari dulu begitulah cinta, deritanya Tak pernah berakhir ” teman teman pasti pernah dengar kan kalimat diatas tadi? Yuph itu adalah perkataan chipatkai dari film sun go Kong.

Lantas apakah benar cinta itu membuat derita?. Menurutku sih tergantung arah pemikiranmu. Cinta itu seharusnya membawa kebahagiaan. Kesenangan, suka cita bagi yang merasakannya.

Tidak usah jauh jauh. Coba lambungkan pikiran Kita ke kenangan saat naksir seseorang. Rasanya happy banget kan? Berbunga bunga, nggak pernah merasa lapar. Hihihihi. Kalau ini sih versiku.

Sebenarnya cinta itu apa sih? Tiap orang aku yakin punya definisi sendiri. Kalau menurut Om William Shakespeare adalah ini ” Love is heavy and light, bright and dark, hot and cold, sick and healthy, asleep and awake, its everything except what it is”

Yuph cinta punya dua mata pisau. Bisa bernilai positif dan bernilai negatif. Sebut saja Mawar saking cintanya pada sang pacar. Mawar mau maunya menyerahkan kehormatannya pada si lelaki. Dan sedihnya, mereka akhirnya melakukan kegiatan terlarang.

Padahal, perbuatan sex bebas itu menurutku bukan tanda cinta. Lebih ke kebutuhan biologis. Karena kalau memang seseorang cinta. Dia akan menghargai cinta itu dengan membuatnya sah. Baik di mata agama maupun di catatan pemerintah.

Oke lah, kalau si lelaki akhirnya bertanggung jawab terhadap dirimu. Kalau tidak? Bagaimana kalau kamu ternyata hamil dan pihak lelaki menolak bertanggung jawab?. Hamil dari pasangan sah saja seringkali berat keadaannya. Apalagi kalau hamil diluar nikah.

Cinta yang awalnya membuatmu bersedia melakukan hal itu, sekarang membuat duniamu menjadi neraka. Dan tepatlah seperti yang cipatkai bilang. “Cinta, dari dulu deritanya tak pernah berakhir”

Oleh sebab itu, perlu sekali remaja dan Generasi milenial saat ini mengetahui apa yang namanya “Cinta Terencana”

Kamis 15 Mei 2018 bertempat di Museum Penerangan Taman Mini Indonesia Indah. Aku berkesempatan memenuhi undangan blogger gathering bersama BKKBN dan Bplus Community.

Sudah pada tahu Kan BKKBN itu apa?. Yak tepat sekali BKKBN adalah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (dahulu Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional), BKKBN adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang keluarga berencana dan keluarga sejahtera.

Acara ini mengambil tema “membangun keluarga yang berkualitas dengan cinta Terencana”.  Ada 3 materi yang dibawakan oleh 3 narasumber. Yang pertama materi mengenai cinta terencana yang disampaikan oleh Ibu Eka Sulistiya Ediningsih Direktur Bina Ketahanan Remaja, Yang kedua adalah bagaimana menulis blog oleh Founder BPlus Community Resi G Prasasti.  Dan yang terakhir adalah Kiat membangun keluarga sehat dan terencana oleh Psikolog  Roslina Verauli M.PSI

Apa itu Cinta Terencana?

Cinta terencana adalah sebuah visi Program peningkatan kualitas keluarga yang ingin disebarkan informasinya oleh BKKBN.  Dalam tahapan pembangunan keluarga, dimulai dengan adanya pernikahan.  Proses memasuki fase pernikahan ini tentu saja harus dengan penuh pertimbangan/ rencana.   Contoh Married by Accident diatas adalah salah satu contoh pernikahan yang tidak direncanakan.  Memang saat menyukai seseorang merupakan hal yang tidak direncanakan.  Namun untuk ke jenjang berikutnya kita memerlukan rencana yang serius dan matang.  Karena hidup cuma sekali. Jangan sampai berantakan hanya karena kesalahan dimasa muda.

Psikolog Roslina Verauli
Psikolog Roslina Verauli it

Menurut Ibu Psikolog Roslina Verauli, M. PSI ada 3 indikator yang menandakan seseorang siap untuk menikah.  Mapan secara Finansial, Mapan secara Emosional, Mantap Ilmunya. atau sudah dibekali dengan ilmu serta pengetahuan tentang berumah tangga.  Selain itu ada syarat lain secara fisik. Yakni sudah berusia minimal 21 tahun untuk perempuan, dan minimal 25 th untuk laki laki.  Jadi sudah tahu kan usia berapa sebaiknya membina keluarga? So kalau sekarang sudah ada calonnya. Sudah matang usianya. Jangan ditunda lagi.  Kalau memang sudah siap kenapa tidak.

Untuk informasi dan ilmu tentang perencanaan berkeluarga lainnya. Bisa kamu cari tahu di sini ya.

Instagram : @bkkbnofficial

facebook : BKKBN

Twitter : @BKKBNOfficial
Web : www.bkkbn.go.id

2 Comments

  1. Harus mapan financial dan emosional ya biar ga ada piring terbang (cekcok)😁. Kalau dulu cewek usia 19 the, cowok 21 sudah boleh nikah, sekarang sudah beda ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *