Potongan salmonnya berdaging tebal, sedikit coklat di beberapa sisi, menandakan sudah dipanggang dengan sempurna. Warnanya kontras dengan cream saus berwarna terang meleleh diatasnya. Sayuran berwarna hijau dan oranye beraroma butter bersisian dengan Salmon. Kentang kukus yang dipotong seukuran tanpa putus, kemudian digoreng sebentar. Jadi paduan karbohidrat. Hidangan ini bernama Seared Salmon with Cream Sauce Itulah salah satu sajian bestseller dari Best Western Premier The Hive Cawang. Tampilannya saja sudah menggugah selera. Selain resep tersebut ada tiga resep lainnya yang melengkapi maincourse diatas. Ada appetizer tomat cream sauce dengan gurih dan segar asli tomat. Juga ada roasted chicken with baked potato, serta dessert berupa ice creamRead More →

“Wah ibu beratnya sekian kg” dokter anestesi yang menanganiku ngomel. “Harusnya ini diinfokan kalau ternyata pasiennya Obesitas” lanjutnya lagi. Sumpah aku antara pengen marah sama cemas. Bagaimana tidak, saat itu aku sedang terbaring di ruang operasi untuk melakukan kuret, setelah keguguran. Belum hilang rasa sedihku karena kehilangan calon anak pertama. Ditambah pula diomeli oleh Dokter anestesinya. Padahal yang harusnya diomeli perawatnya. Kenapa ga info ke dokternya ye Kan?. “Ibu, Saya bius lokal saja ya, soalnya beresiko” jelas dokter itu lagi. Ditambah lagi penjelasan berikutnya yang benar benar bikin khawatir. Bahkan tekanan darahku yang biasanya normal. Naik jadi 170/90. Aku cuma berharap segera di anestesi supayaRead More →

Pipi gembilnya bergerak naik turun seirama dengan usahanya mengunyah Makanan. Kedua tangannya pun penuh kiri dan kanan menggenggam kudapan. Itu lah Umar, bayi laki laki berusia13 bulan yang doyan sekali makan. Kalau ada mobilan dan cemilan di hadapannya. Umar lebih memilih cemilan. Yuph Umar termasuk bayi yang gampang sekali diberi makan. Apa saja mau, termasuk sayur dan buah. Umar tidak picky eater seperti kakaknya. Sehingga badan Umar lebih tinggi dan berisi dibanding anak seusianya. Aih tapi kadang-kala Bundanya tetap merasa galau. Apakah pola asuh gizi Umar sudah tepat? Apakah nantinya kebiasaan “mudah makan” ini tidak membuahkan hal hal negatif di saat dewasa. Seperti obesitas misalnya?.Read More →

Sepekan yang lalu aku dan teman teman tak terasa berjalan kaki rata rata sepanjang 12 km per hari. Mengitari salah satu pusat herritage di Negara tetangga. Pesona herritage berupa bangunan tua dari zaman kolonial ini memang mampu memikat hati wisatawan yang bertandang. Sehingga tanpa sadar mau berjalan kaki yang jauh. Termasuk aku dan rombongan. Sebenarnya Indonesia pun tidak kalah cantik dan menarik warisan herritagenya. Sebut saja Jogjakarta. Siapa sih yang tidak tahu Jogja. Aku yakin hampir setiap orang di Indonesia tahu Kota Jojga. Selain warisan budaya yang kental. Kuliner Jogja yang ngangenin. Wastra nusantaranya berupa aneka batik kawung juga lurik. Bangunan di Jogja yang banyakRead More →

Beberapa hari lalu saya baru saja selesai mengunjungi Negara tetangga. Walau saya terpukau dengan keindahan dan keteraturan negara tersebut. Ada satu hal yang membuat Saya merasa bangga sebagai Bangsa Indonesia. Saya meletakkan kembali beberapa pilihan pakaian, jilbab, selendang dan Kain yang sebelumnya telah saya pilih di sebuah pasar yang terkenal dengan oleh oleh khas Negara tersebut. Apa pasal? Saya merasa produk yang mereka tawarkan tak lebih baik dan kurang menarik dibanding produk yang bisa Saya dapat di Negeri sendiri. Indonesia memiliki kreativitas yang lebih menurut Saya. Walau produk tersebut hanya dibuat skala ukm. Namun kreativitas UKM Asli Indonesia inilah yang membuat Saya bangga. Lebih menarik,Read More →