Dukung Pemerintah! Jadilah Konsumen Cerdas

Cristian Sugiono salah satu artis pendukung aksi peduli kosmetik aman
Cristian Sugiono salah satu artis pendukung aksi peduli kosmetik aman

Pernah nggak sih kita menyadari? Sebagian Masyarakat Indonesia ini, kalau terkena hal hal buruk terhadap dirinya, selalu menyalahkan Pemerintah. Misal keracunan makanan,  keracunan obat obatan,  muka rusak karena salah memilih kosmetik dan masih banyak lain.   Bila memang Pemerintah kita belum mengeluarkan regulasi atau peraturan yang mengurus hal hal di atas, ya berhak disalahkan.  Tapi kalau sudah? Ya itu salah kita sendiri.  Toh sebagai konsumen sebenarnya yang harus pandai pandai memilih produk yang aman adalah diri kita sendiri.  Karena produk tersebut akan digunakan oleh kita sendiri. Jadi segala baik atau buruknya akan kita tanggung.

Termasuk diantaranya memilih obat tradisional dan kosmetika.  Kedua hal ini beberapa waktu yang lalu menjadi bahasan dan concern oleh BPOM RI. Melalui Direktorat Inspeksi dan Sertifikasi Obat Tradisional,  Kosmetik dan Produk Komplemen Diputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional,  kosmetik dan produk Komplemen BPOM RI. Melalui acara Aksi Peduli Kosmetika dan Obat Tradisional Aman.  Yang diadakan Senin 11 Desember 2017 bertempat di Balai Kartini Cawang,  Jakarta.

Aksi peduli kosmetik aman,  11 desember 2017
Aksi peduli kosmetik aman, 11 desember 2017

Acara ini selain dihadiri oleh para produsen obat tradisional dan kosmetik, juga dihadiri oleh tenaga kesehatan,  dan perwakilan konsumen, serta banyak sekali publik figure.  Ada Bunda Maia, Maudy Kusnady,  Allissa Soebandono, Christian Sugiono,  Ramzi, Ade Ray,  Miss International dan masih banyak lagi.

Agenda besar dalam acara ini adalah selain Cap Tangan sebagai aksi dukungan untuk menggunakan obat tradisional dan kosmetik yang aman, BPOM RI juga memperkenalkan terobosan untuk memfasilitasi masyarakat mengetahui apakah obat tradisional yang dikonsumsi tidak mengandung bahan kimia obat,  serta apakah kosmetik yang dipakai mengandung mercuri.  Yakni melalui aplikasi Public Warning Obat tradisional.

Aplikasi Public Warning
Aplikasi Public Warning

Aplikasi ini dicoba oleh Ade Ray dan Ramzi di depan audience.  Aplikasi berbasis android ini berisi daftar produk obat tradisional yang dinyatakan berbahaya.  Contoh contoh produknya bisa dilihat di foto foto berikut ini.

Contoh kosmetik
Contoh kosmetik dengan bahan terlarang

 

Contoh obat tradisional yang dicampur BKO
Contoh obat tradisional yang dicampur BKO

Aplikasi ini mudah sekali digunakan, dan memang tujuannya untuk memudahkan masyarakat mengecheck apakah obat tradisional yang diminumnya aman,  atau apakah kosmetik yang digunakan juga tidak terindikasi bahan berbahaya.  Sebagai tanda diresmikannya aplikasi yang tadi sudah dicoba oleh Ade Ray dan Ramzi. Dilakukan pemencetan alarm oleh Ibu Peni Lukito (Ketua Badan Pom RI). Dan setelah itu dilakukan Aksi Simpatik atau dukungan dengan diadakannya Cap Tangan oleh para pimpinan serta para publik figure.

Launching aplikasi public warning
Launching aplikasi public warning

Kenapa obat tradisional tidak boleh diberi campuran Bahan Kimia Obat? Karena sejatinya obat obat tradisional memiliki efek memperbaiki/menjaga kesehatan dengan tidak instant tapi kontinyue.  Akan sangat aneh kalau obat tradisional memiliki efek langsung/instant.  Bila menemui produk dengan kriteria demikian,  segera check di aplikasi publik warning atau telpon ke hallobpom.

Sedangkan untuk kosmetik yang mengandung merkuri dan bahan lain yang berbahaya. Tentu saja bisa mengakibatkan banyak hal buruk terhadap diri kita. Wajah yang rusak, kanker kulit,  keracunan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Nah sekilas informasi yang penting untuk kita semua adalah bagaimana cara memilih kosmetika yang aman.  5 langkah cerdas memilih kosmetika yang aman ini bisa kita gunakan. Yaitu KLIKK

1. K atau Kemasan

Pastikan kemasan kosmetik dalam keadaan baik,  jangan memilih yang kemasannya rusak (mengembung/peyok) memiliki warna, bau,  dan konsistensi produk yang baik. Bentuk dan warna merata,  stabil serta tidak ada bercak kotoran.  Pilih yang informasi produk yang jelas.

2. L Atau Label

Pastikan label tercantum jelas dan lengkap yang terdiri dari nama kosmetik,  komposisi,  nama dan negara produsen,  alamat lengkap pemohon notifikasi,  nomor bets,  ukuran,  isi dan peringatan/ perhatian keterangan lain yang dipersyaratkan.

3. I atau Izin Edar

Pilihlah kosmetika yang telah memiliki izin edar berupa notifikasi dari badan pom.

4. K atau Kegunaan dan Cara Penggunaan

Kegunaan dan cara penggunaan harus dicantumkan dalam bahasa Indonesia. Kecuali untuk produk yang sudah jelas kegunaannya seperti sabun mandi, shampo,  lipstik dll

5. K atau Kadaluwarsa

Telitilah tanggal kadaluwarsa kosmetik sebelum membeli.  Dan kadaluwarsa produk harus tertulis dengan urutan tanggal,  bulan dan tahun.

Semoga setelah menerapkan KLIKK dan menggunakan aplikasi public warning, l kita bisa jadi konsumen yang cerdas. Selain terhindar dari dampak buruk obat tradisional dengan bko serta kosmetik dengan bahan kimia terlarang, kita juga turut mendukung Pemerintah menjaga kesehatan masyarakat.

Icha Soebandono juga ikut mendukung aksi peduli
Icha Soebandono juga ikut mendukung aksi peduli

20 Comments

  1. Sebagai konsumen hrs jadi konsumen yg teliti dan cerdas. Jgn asal beli barang apalagi produk kosmetik. Mentang2 dpt harga murah eh langsung aja beli. Tanpa cek dan ricek lagi.

  2. Wanita ngak jauh dari kosmetik.kadang si a pakai ini pengen pakai jg…padahal belum cocok Dan harus dilihat komposisinya. Trims pencerahannya yaa

  3. Yang aku liat sih kalau hasilnya instan banget biasanya mengandung bahan berbahaya… Ternyata pikiran ku terlalu simpel ya… Ok lah ada aplikasi ini yang bisa membantu banget…

  4. Obat tradisional yang berbahaya ini masih beredar di mana??? Haduh serem deh kalau sampai ada yang mengonsumsi. Konsumen harus cerdas.

  5. aku juga ngeri kalau sampai pakai kosmetika yang ilegal, salah salah yg ada wajah kita lg yg rusak.
    Semoga BPOM bisa lakukan upaya upaya pencegahan bagi pengusaha kosmetika nih!

  6. paling bahaya deh emang kalo beli kosmetik yg belom terdaftar di BPOM , niatnya mau cantik jd malah penyakit yg ada. semoga dengan adanya aplikasi yg baru bisa membuat konsumen makin aman ya mbak krn kan bisa di cek sendiri . btw poto di tulisan ini gak ada yaa??

  7. Salah satu lembaga negara kesukaan saya nih, Kemenkes.
    Program dan kampanyenya benar-benar mengena bagi masyarakat. Apalagi ini, obat tradisional. Secara kan sekarang obat tradisional mulai digemari lagi karena minim efek samping.
    So aplikasi ini pastinya sangat membantu agar masyarakat tidak salah konsumsi.

  8. Serem ah pake kosmetik abal-abal. Beli yang pasti-pasti aja.

  9. Aku paling takut beli kosmetik-kosmetik yang ga jelas. Di Indonesia ini segala apa bisa direkayasa, termasuk no ijin edar, ijin bpom. Pokoknya memang harus teliti banget baca label, cek kemasannya, dsb. Kalau ragu memang better bertanya Kee halobpom ya

  10. Padahal Pemerintah udah sering banget ngasih peringatan dan menyita barang2 yg tidak ada ijin usaha atau tidak ada label BPOMnya, bahkan pelarangan itu udah dari semenjak aku masih kuliah. Tapi sampe skrng masih tetep ada aja ya yg menjual bebas dan ada aja yg beli… Hadeeuuhh.

  11. Terkadang dari konsumennya sendiri ya yang ngga teliti ketika membeli produk. Jadi ketika bermasalah malah menyalahkan pemerintah. Tapi bagus juga lho dengan gerakan ini jadi masyarakat akan lebih tahu, apalgi juga ada aplikasinya. Makasih sharing infonya ya.

  12. Aku dulu pakai produk cina pemutih, cepet banget reaksinya, langsung putih pucat. Tapi langsung kapok, nggak pakai lagi. Muka aku juga aneh, dikasih krim mahal malah bentol-bentol, malah kosmetik tradisional aman, tapi emang lama mulusnya, jadi bosen pakai, wkwkw

  13. Galfok sama foto yg paling atas. Kok cakep banget yaa. Hehehe

    Aku pernah pake kosmetik yg ga aman dan hasilnya menyedihkan. Harus kerdokter kulit aku. Dan setengah pendapatan habis buat perawatan

    1. Author

      Emang sengaja itu bun hahah pemancing emak emak komen

  14. Saya gagal fokus sama Christian Sugiono
    Memang harus hati2 saat ini bnyk produk kecantikan yg lolos ijin edar tanpa standarisasi keamanannya

    1. Author

      Hahaha emang sengaja ditaroh di paling atas foto itu siti

  15. Keren banget Mba acaranya. Kalau aku tau infonya pasti pengen ikutan deh. Karena aku pecinta cosmetics jadi pengen tau deh mana yang benar-benar aman.

  16. Sebagai konsumen, Kita memang harus cerdas. Cerdas dalam memilih produk dan mengkonsumsi suatu produk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *