Cegah penyebaran Campak Rubella dengan Mendukung Pekan Imunisasi MR

Dear Mom sudah pada tahu kan mengenai campak dan rubella?.  Semoga ananda belum ada yang terkena virus ini ya Mom.  Ya memang sih campak ini dalam 7 hari bisa sembuh, apalagi rubella yang jauh lebih ringan gejalanya, 3 hari juga sembuh mom. TAPI, ada tapinya mom. Yang di khawatirkan itu bukan infeksinya campak atau rubella, tapi komplikasi yang ditimbulkan setelah penyakit ini usai. Apa sih maksudnya? saya jelaskan di paragrap berikutnya ya mom.

BAHAYA PENYAKIT CAMPAK

IMG_20170721_142644

Penyakit Campak (Rubeola, Campak 9 hari, measles) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramixovirus.  Yang dikhawatirkan dari terjangkitnya virus ini adalah komplikasi penyakit sesudahnya yakni radang paru, radang otak, diare berat, radang telinga, dehidrasi, bahkan mengancam kematian.  Penyebarannya mudah sekali, yakni lewat udara.

penyakit rubella atau campak Jerman merupakan penyakit menular atau infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah berbentuk bintik-bintik pada kulit, dan akan berubah coklat setelah beberapa hari. Pada ibu hamil, penyakit ini bisa menyebabkan kematian janin atau cacat bawaan yang dikenal sebagai sindroma rubella kongenital (CRS).

Mengingat virus penyakit ini hanya bisa berkembang di dalam tubuh manusia, seharusnya bisa dieliminasi dengan memberikan vaksin MR.  Apa sih vaksin MR itu? vaksin mr adalah virus yang sudah dilemahkan, kemudian disuntikkan ke dalah tubuh manusia, sehingga tubuh mampu membentuk antibody sendiri. Wataw, virus yang dilemahkan?. Aman tidak sih ? memasukkan virus walaupun sudah dilemahkan kedalam tubuh?.  Check jawabannya dibawah ya mom.

Pemateri dalam acara ini, DR. Jean, DR. HM Asrorun (MUI), dr Hindrawan(IDAI)
Pemateri dalam acara ini, DR. Jean, DR. HM Asrorun (MUI), dr Hindrawan(IDAI)

Ayo Bersama Kita Cegah Penyebarannya

Tepat seminggu yang lalu, di Parklane hotel, saya dan beberapa rekan  dari blogger crony mendapatkan pengetahuan tambahan mengenai dampak penyakit MR, Pencegahan, dukungan pemerintah, dan kampanye pemberian vaksin Nasional untuk anak anak Indonesia. Acara ini diadakan oleh Kemenkes RI dan diisi oleh para Profesional di bidangnya.

Menyambung soal vaksin MR diatas, menurut  Dr. Hindra Irawan Satari dari IDAI.  Vaksin yang berupa virus yang dilemahkan tentu saja aman, karena virus tersebut tidak memiliki sifat yang sama dengan virus aslinya. Vaksin tersebut berfungsi untuk membentuk anti body alami dari dalam tubuh. Sehingga si anak akan aman dari serangan virus originalnya. Virus original ini yang amat dikhawatirkan, karena seringkali komplikasinya muncul paling cepat 6 tahun sejak terakhir si anak menderita campak atau rubella. Di acara kemarin, kami menonton banyak sekali anak anak yang mengalami pengapuran otak saat dewasa akibat komplikasi yang ditimbulkan karena terkena campak saat masih balita.

Jadi dampak dari virus campak dan rubella ini jangan dianggap enteng Mom, jangan biarkan hak anak anak untuk tumbuh dewasa dan sehat hilang hanya karena terkena komplikasi setelah campak dan rubella.  Masih ingatkan dengan PEKAN IMUNISASI NASIONAL POLIO 2002 dan 2005? nah itu salah satu bukti bahwa penyakit berbahaya bisa dicegah dan dieliminasi penyebarannya melalui vaksin. Alhamdulillah sekarang Indonesia sudah dinyatakan bebas POLIO.  Besar harapan juga bahwa campak dan rubella juga akan bisa dieliminasi melalui pekan imunisasi nasional yang akan diberikan serentak sejak Agustus September 2017 ini di Sumatera dan Jawa, dan dilanjutkan 2018 di Indonesia bagian timur. Sasarannya adalah bayi minimal usia 9 bulan hingga anak usia 15tahun. Untuk anak usia sekolah akan dilakukan di sekolah, sedangkan untuk anak yang belum sekolah akan dilakukan melalui faskes umum terdekat.

Sukseskan PEKAN IMUNISASI NASIONAL MR mulai agustus-september 2017
Sukseskan PEKAN IMUNISASI NASIONAL MR mulai agustus-september 2017

Pemerintah berharap melalui Pekan imunisasi nasional MR bulan Agustus-September nanti, semua lapisan masyarakat mendukung dan turut berpartisipasi mengantarkan anak anaknya yang belum diimunisasi MR untuk mendapatkannya secara gratis. Hal ini disampaikan oleh Dr.  Jean Soepardi sebagai Direktur Utama Surveiland dan Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kementrian Kesehatan. Landasan pentingnya pemberian vaksin terdapat dalam UUD45 no. 35 tahun 2014 untuk UU Pelindungan Ibu dan Anak.  

HOAX Seputar Vaksin MR

Ternyata banyak sekali hoax yang beredar mengenai vaksin ini. Di antaranya adalah vaksin bisa menyebabkan autis. ketidak halalan vaksin, dan virus yang akan berkembang di udara bila diadakan imunisasi serempak. Mom tidak perlu takut akan hoax hoax tidak bermutu diatas, ada penjelasan ilmiah untuk menyangkal hoax hoax yang beredar.

1. TIDAK BENAR VAKSIN MR MENYEBABKAN AUTIS

Kehebohan bahwa vaksinasi MMR menyebabkan autisme dilatarbelakangi oleh laporan Dr. Andrew Wakefield dan kawan-kawan tahun 1998, yang meneliti 12 anak dengan penurunan kemampuan tumbuh kembang. Pada saat itu orangtua diminta mengingat apakah anak pernah diberikan vaksin MMR. Hanya berdasarkan data beberapa anak inilah Wakefield melaporkan adanya kaitan antara imunisasi dengan autisme. Saat ini para penulis lain yang saat itu ikut berpartisipasi dalam publikasi artikel tersebut, sudah mengeluarkan pernyataan menarik kembali tulisan mereka. Wakefield menolak menarik kembali tulisannya dan mendapat sanksi dari Konsil Kedokteran atas tulisan yang tidak jujur dan tidak bertanggung jawab Selain itu baru diketahui bahwa beberapa tahun sebelum penelitian dipublikasikan, Wakefield pada tahun 1996 menerima sejumlah uang dari beberapa pengacara yang berencana menuntut produsen vaksin MMR, untuk membiayai penelitian tersebut, sehingga tentu objektivitas penelitian diragukan. Saat ini kasus Wakefield MMR dan autisme ini sedang dalam proses pengadilan. Suatu penelitian baru dapat dipercaya apabila hasilnya sama saat dilakukan kembali oleh berbagai peneliti. Sejak penelitian Wakefield, puluhan penelitian skala besar selanjutnya sama sekali tidak menemukan antara MMR dengan autisme

2. VAKSIN MR HALAL dan aman diberikan kepada anak anak muslim.

DR. HM. Asrorun Ni’am Sholeh MA sebagai Sekretaris Komisi MUI Pusat menjelaskan pernyataan tertulis dari Fatwa MUI No. 4 Tahun 2016 Imunisasi adalah suatu proses untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu dengan cara pemberian vaksin. sedangkan vaksin adalah produk biologi yang berisi antigen mikro organisme yang sudah mati atau masih hidup yang sudah dilemahkan, tetapi bagiannya masih utuh, atau toksin mikroorganisme yang diolah menjadi toksoid atau protein recombinan dan ditambah dengan zat lain, yang apabila diberikan pada seseorang akan menimbulkan anti body secara aktif terhadap suatu penyakit tertentu. 

Kondisi pemberian vaksin ini mengacu pada dua kondisi berikut yakni Al-Dharurah kondisi keterpaksaan apabila tidak di imunisasi dapat mengancam jiwa manusia. Serta Al-Hajat kondisi mendesak yang apabila tidak diimunisasi maka akan menyebabkan penyakit berat atau kecacatan pada seseorang.  Sehingga berdasarkan hal diatas menyebabkan 3 ketentuan hukum sebagai berikut.

a.  Imunisasi sebenarnya diperbolehkan (mubah)  sebagai ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu

b. Vaksin untuk imunisasi wajib menggunakan vaksin yang halal dan suci

c. Penggunaan vaksin imunisasi yang berbahan haram dan najis hukumnya haram, vaksin jenis ini tidak diperbolehkan kecuali pada kondisi al dharurah dan al hajat selama belum ditemukan vaksin yang halal disertai informasi kompeten dari tenaga medis bahwa benar belum ditemukan jenis vaksin halal lainnya.

Nah mom sudah yakin kan vaksin MR itu penting untuk anak anak kita? jadi jangan lupa ikut sertakan mereka pada PEKAN IMUNISASI NASIONAL MR Agustus dan September secara GRATIS di sekolah maupun faskes umum lainnya. Ayo bersama kita putuskan rantai penyebaran virus CAMPAK dan RUBELLA untuk masa depan anak anak Indonesia.

30 Comments

  1. Keliatannya sepele ya penyakit campak itu,krn terlihat cuma demam dan keluar bintik merah,yg akan hilang setelah demamnya reda. Ga kebayang kalo akibatnya akan membahayakan sekali di kemudian hari. Beruntung sekali skrg pemerintah mewajibkan imunisasi MR utk pencegahannya. Thanks for sharingnya ya,semoga.ibu2 Indonesia mau membawa anaknya tuk imunisasi MR agustus ini.

    1. iya bun, jangan lupa untuk abil dan nazwa ya bun.. ikutin di sekolahnya. makasih

  2. Rencananya disekolah banni juga mau ada Imunisasi pencegahan Rubella gitu, tp abis itu panas nggak ya

  3. Mengerikan ya dampak nya, pantesan anakku bilang mau di suntik MR di Sekolah. Tapi jadwalnya belum tahu. Bagus sekali program pemerintah, jadi kita orang tua tak perlu takut ya kalau sudah tahu pentingnya vaksin MR.

  4. Pernah baca posting bloggger yang kena dampak rubella, menyedihkan sekali. Jadi penting imunisasi biar jaga-jaga

  5. Apapun Vaksinnya harus yg halal ya. Agar mjauhkan anak2 dri penyakit sprti campak atau rubella

  6. Perlindungan sejak dini dengan vaksin MMR terhadap campak dan infeksi Rubella.
    semoga program vaksin MMR ini berjalan sukses dan semua anak mendapatkan imunisasi tersebut.

    Suka gemes kalau sdh paham pentingnya vaksin ini tp ortunya masih galau oleh alasan -alasan yg tdk jelas.

  7. Aku pernah denger juga nih info2 soal vaksin , oo ternyata sebagian ada yg hoax yaa.. pekan imunisasi balita Agustus ini kan ya , semoga aja banyak para ibu yang bawa balita nya ke puskesmas terdekat . mencegah lebih baik daripada mengobati

  8. Saya baru denger soal rubella, program ini bakal ada lagi ga yah nantinya selain agustus sama september?

    Soalnya dede bayi usianya baru 5 bulan

  9. campak adalah penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi tapi masih banyak orang tua yang enggan melakukan ini untuk buah hatinya. ada yang akrena enggak tahu, enggak mau tahu, atau karena masuk golongan antivaks.

    semoga dengan sosialisasi seperti ini orang2 semakin paham akan bahayanya measle and rubella ya mbak fika

  10. Ternyatanya dampaknya tidak hanya saat masih kecil, sampai dewasa bisa ada dampaknya. Untungnya ada imunisasi yang disediakan untuk pencegahan.

  11. Wahh dulu jamannnya saya msh kecil belum ada yg namanya penyakit rubella tp bahaya juga ya apabila tidak dicegah kasian sama bayinya nanti besarnya akan temurun penyakit rubellanya. Ngeri ih. Yuks buat para orang tua cegah penyakit campak dan rubella sedari dini dengan cara imunisasi sehat

  12. wah baru tau kalau ternyata efeknya bisa membahayakan begitu. selama ini kupikir ya cuma muncul ruam dan bintik bintik aja.
    Terima kasih infonya, sangat bermanfaat…

  13. Ia nich rubela efeknya bisa seumur hidup. Apalagi setelah ketemu ubi jadi semangat ikut kampanya nich. Semoga anak2 indonesia selalu sehat

  14. Semoga dengan imunisasi MR ini ke depannya enggak ada lagi anak2 yang terkena penyakit campak dan rubella, ya. Dampaknya mengerikan banget 🙁

  15. Vaksin campak bukan berarti biar udah besarnya gak di campakkan, ya? Hemm…..
    Baru tau kalau penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi yang hebat itu. Pantes pemerintah lagi gencar-gencarnya melakukan kampanye memerangi campak itu..

  16. Semoga anak anak kita dilindungi dari berbagai penyakit
    Alhamdulillah saya jg pendukung imunisasi
    Dari bayi anak diimunisasi
    Klu ada pekan imunisasi jg ikut

  17. Nggak bisa dianggap sepele ya campak dan rubella ini karena komplikasi penyakit sesudahnya itu seram sekali.
    jadi.. vaksin MR itu memang berperan penting untuk anak anak.
    semoga anak anak selalu sehaaat dan terhindar dari penyakit ini,

  18. Saya juga heran amsih ada aja yg percaya vaksin bikin autis lha, haram lha *pdhl MUI udah kasi logo halal

    InsyaAllah akan ikut berpartisipasi dalam vaksin MR ini cant wait 😀

    TFS infonya mbak 😀

  19. Anak ku belum sempat imunisasi campak… Tapi kalo liat diberita.. tahun ini imunisasi besar2besaran di pulau Jawa dulu.. tahun depan baru luar Jawa…

  20. Imunisasi jaman sekarang harus komplit bagi si buah hati. apalagi jenis penyakit sudah sangat beraganm. Kekhawatiran ibu ibu tentang halal juga sudah terjawab semoga dunia bebas campak

  21. Ini woro-woro soal dampak campak dan rubela di tv juga lagi kenceng banget ya 🙁
    Kematin, keponakanku juga habis suntik imunisasi di sekolahnya. Semoga bisa mencegah dan mengurangi meluasnya dampak campak dan rubela.

  22. Beberapa hari lagi, sekolah anak saya juga mengadakan imunisasi MR. Masih ada pro dan kontra dari orangtua murid tentang imunisasi ini. Ada yang mau anaknya diimunisasi, namun ada juga yang tidak mengikutsertakan anaknya untuk diimunisasi.

  23. Sepeerti komennya Nurul, saya salah satu yang termasuk tidak memvaksin anak, dulu sih. Tapi kalau lihat keadaan zaman sekarang, diaman pola makan dan pola hidup sangat berubah drastis, mau ga mau pencegahan suatu penyakit memang harus sedini mungkin diterapkan. Insya Allah, si kecil juga mau saya daftarin vaksin rubellanya.

  24. Aku happy akhirnya imunisasi ini bisa didapatkan gratis. Waktu anak pertama dan kedua baby, gak ikutan iminisasi ini karena mahal.

    Agustus dan September ini siap berpartisipasi

  25. wah bener tuh ternyata ya. sbnrnya vaksinasi blleh dikatakan wajib krn utk anak. tapi memang harus halal dst bukan ga boleh

  26. Saya baca usia yg dapat vaksin ini sampai 15 tahun. Tapi ada yg bilang 17 th ya Mbak

    Semoga imunasi mr ini berjalan lancar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *