LOH, iya bener saya teh bukan berasal dari keluarga cemara. Anggota keluarga kami bukan terdiri dari Abah, Emak, teh Euis, Ara dan Agil. Tapi ada Ayuk Cha yang baik hati namun sedikit garang, dengan ke 4 adiknya. Juga ada ibu yang cantik. Bapaknya kemana? Bapak saya sudah meninggal 17 tahun yang lalu. Dan foto saya wisuda saat ini, adalah foto keluarga kami untuk pertama kalinya. Sedih kalau cerita tentang keluarga, kami bukanlah keluarga istimewa macam keluarga cemara atau yang kaya macam keluarga cendana. Kami hanya keluarga sederhana, yang bisa makan dengan nikmat dan tidur dengan nyenyak pun sudah cukup. Apalagi kalau bisa umroh bareng,Read More →

HELLO! hai Fika kembali lagi nih dengan postingan baru. Kali ini masih bersama Blogger Muslimah sisterhood, kebetulan tema yang diusung pekan ini adalah tentang persahabatan. Tema ini dipilih oleh Ukhti Firsa. Kisah manis persahabatan di masa sekolah. Yup kira kira begitulah. Namun apa betul persahabatan selalu manis?oh tentu tidak, namanya juga kumpulan manusia dengan beragam perasaan. Pasti ada rasa lainnya. Namun yang pahit pahit biarlah jadi kenangan. Sahabat adalah orang yang memperlihatkan perilaku yang berbalasan dan reflektif. Karena itulah agak sulit mengkategorikan siapa sahabatku, karena kadang terselip rasa khawatir, aku mengganggap mereka sahabat, ternyata mereka tidak berpikir demikian, begitupun sebaliknya. Oleh sebab itu aku tulis saja, para temankuRead More →

Hahahaha, baru bayangin diriku nanya kalimat diatas aja, sudah terbahak bahak. Bagaimana tidak? saya teringat status teman di Facebook, mengenai blogger yang membawa anak serta ibunya di event blogger. Saya sih nggak mengurus soal itu ya, karena memang saya ndak melihat langsung, dan nggak bertanya langsung. Siapa tahu ada alasan penting dibalik berbondong-bondongnya blogger itu dan keluarganya ke acara tersebut. Yang jadi fokus saya disini adalah, betapa mungkin keluhnya lidah saya, bila harus bertanya ke Panitia yang mengundang. ” Mbak, saya boleh bawa Ibu nggak ya“ Mungkin mbak panitianya akan heran, “lah Ibu ini ngapain bawa ibunya? ” Dan mungkin saya akan berkata kembali ” makanyaRead More →