Pasta Alternatif Lain Sumber Karbohidrat

Sebagai warga Negara Indonesia, lazimnya memilih nasi sebagai makanan pokok.  Dan Nasi juga dikonsumsi 1/3 warga dunia.  Tapi di masa sekarang,  dengan kemudahan informasi,  distribusi dan transportasi.  Beragam bahan makanan dari berbagai belahan dunia dapat dishare dan dicoba. Contohnya pasta,  makanan khas yang berasal dari Italy ini mulai terkenal sejak masa perang dunia ke 2. Pasta yang terbuat dari gandum durum pilihan mudah dibuat dan juga mudah diolah. Namun apakah Pasta bisa diterima oleh lidah orang Indonesia?  Simak yuk pengalaman saya kitchen visiting ke Sanremo Indonesia di Cikarang 18 Januari 2017 lalu. 

Bersama 9 foodblogger lainnya,  saya diundang untuk mengikuti kitchen visiting di PT.  Sukanda Jaya di Cikarang. Disana kami diterima dengan baik oleh para staf kitchen lab dan chef Joshua. Selain memperkenalkan produk produk unggulan San Remo.  Chef Joshua juga memberikan banyak tips seputar pasta maupun tips memasak lainnya.  Nah informasi bahwa pasta bisa menjadi alternatif karbohidrat juga saya dapatkan dari chef Joshua. 

Pasta San Remo

Sebelum saya jelaskan lebih lanjut lagi,  saya mau cerita dulu tentang pasta San Remo yang kami gunakan saat cooking challenge.  San Remo merupakan pasta terbaik dari Australia dengan resep tradisional yang diciptakan oleh Luigi Croitti sejak tahun 1936. Sejak 80 tahun yang lalu,  San Remo memproduksi pasta menggunakan bahan gandum durum semolina. Pasta San Remo menggabungkan metode tradisional italia dengan teknologi paling modern,  sehingga dari kualitas gandum yang terbaik menghasilkan pasta otentik,  dengan tesktur al dente.  Selain pasta,  San Remo juga memproduksi pasta sauce,  dan varian produk lainnya.  Untuk informasi produk lengkap bisa langsung klik disini.  

Saat kitchen Visiting ada 3 hal yang kami pelajari.  Pengenalan produk produk unggulan San Remo,  cooking class dengan pasta San Remo dan Cooking Challenge menggunakan produk San Remo.  Ternyata pasta itu ada dua jenis,  long pasta dan short pasta.  Short pasta bisa dilihat digambar atas,  makaroni,  bowties,  spiral,  vegeroni dll adalah jenis short pasta,  sedangkan angle hair,  fetucini,  spaghetti dll merupakan jenis long pasta.  

Cooking Class San Remo 

Chef Joshua membuat 3 hidangan dari 3 jenis pasta.  Lasagna dengan pesto saus untuk dessert,  Salmon Fetucini dengan Rocket Sauce sebagai maincourse,  dan Thai Beef Salad Pasta sebagai appetizer. Lasagna yang digunakan dalam cooking class ini adalah lasagna instant.  Salah satu produk Lasagna unggulan San Remo yang mempermudah para pecinta Lasagna karena tidak perlu direbus terlebih dahulu. Selain pasta San Remo juga mengeluarkan saus pesto dengan tomato based. 

Beberapa tips yang diberikan oleh chef Joshua ketika cooking class adalah sebagai berikut. 

1. Pilih pasta yang terbuat dari 100% gandum durum semolina asli.  San Remo adalah produk pasta dengan 100% gandum durum kualitas eksport premium yang harganya terjangkau. 

2. 500 gram pasta kering San Remo bisa menghasilkan 1300 gram pasta siap olah. 

3. Rebus pasta dalam 10 x lipat jumlah berat pastanya. Beri sedikit garam untuk menambah suhu air rebusan sehingga mencegah pasta menempel satu sama lain. 

4. Rebus pasta San Remo kurang lebih 8-9 menit,  untuk menghasilkan pasta siap olah dengan kekenyalan sempurna

5. Untuk mengecek kematangan pasta,  tidak perlu dilempar lempar ke dinding,  cukup gunakan garpu.  Bila pasta mudah digulung pakai garpu,  maka pasta sudah matang. 

6. Gunakan jenis short pasta bila ingin membuat olahan pasta yang sausnya kental. Karena jenis pasta ini memudahkan saus menempel lekat. 

7. Pasta merupakan bahan pangan dengan karbohidrat kompleks namun berkadar index glikemik yang rendah. 

8. Dalam pembuatan lasagna,  usahakan selalu saus adalah lapisan paling akhir dan lapisan paling atas.  Akan memudahkan saat melepaskan lasagna. 

9. Bila ingin di olah,  tiriskan dulu pasta yang sudah direbus dan taruh dalam wadah yang cukup besar,  untuk mencegah pasta bagian bawah terlalu matang karena terkena uap panas lebih lama. 

10. Pasta bisa diolah dengan apa saja dan enak dimakan dengan aneka bahan toping.  Kami sudah membuktikannya dalam cooking challenge. 

Cooking Challenge 

Nah setelah makan siang,  para peserta ditantang untuk membuat pasta dengan bahan bahan yang sudah disediakan. Saya dan Dian,  awalnya memilih memasak short pasta dengan saus cream yang kental dipadu dengan seafood.  Tapi saya lihat semua peserta hampir memasak dengan model yang sama.  Untunglah saya lihat di Kitchen Lab San Remo mempunyai mangga muda.  Langsung ide masak saya rubah ke Chicken Kilawin Fetucinni,  pasta long yang dimasak dengan metode aglio olio,  dan diberi toping acar mangga muda yang pedas bercampur paprika hijau dan merah,  serta daging ayam gurih yang matang dengan metode pan friying.  Alhamdulillah ternyata semua orang suka hasil masakan kami.  Dan kami berdua beruntung menjadi juara dalam cooking challenge kali ini.  

Nah sudah terbukti kan kalau pasta San Remo bisa diolah dengan berbagai pilihan toping dan bisa dijadikan alternatif sumber karbohidrat.  Kalau masak sendiri selain lebih sehat,  juga bisa disesuaikan dengan selera lidah Indonesia.  Wah Senang sekali bisa ikut kitchen visiting kali ini.  Selain bisa memperoleh informasi mengenai aneka jenis pasta San Remo yang berkualitas, kami juga diberi tips tips memasak dan pengetahuan bahan.  Juga menambah kreativitas karena ditantang memasak dalam cooking challenge.  Terima kasih banyak San Remo Indonesia,  semoga saya dapat kesempatan berikutnya untuk kitchen visiting lagi. 

23 Comments

  1. Wooow enak juga kelihatannya, tapi lidah saya makan beginian masih kurang cocok hehehe

    1. Author

      Nah kapan kapan harus coba pasta bikinan aku nih mb Ria. . cos Indonesia banget bumbunya

  2. Kalo untuk menu pasta, aku suka banget di masak ala olio oglio, seperti ya mba ficha bikin itu. Rasanya bisa lebih pedas biasanya, dan tidak membosankan, jd pengen coba bikin dari resep ala mba ficha itu.

  3. Aku dan keluarga juga suka pastaaaa. Dan san remo salah satu merek yang suka kubeli juga,hehehe. Jadi kangen masak pasta.

  4. Emmmm kayanya pasta sanremo bisa direkomendasikan kalo lagi males makan nasi

  5. Dulu enggan nyoba2 sumber karbohidrat olhana ala eropa. Eh sekali waktu nyoba pasta ternyata enak dan suka. Dan pasta aan remo ini boleh banget ya but dicoba..m tandain ah tar nyari diinimarket.

  6. Kalo soal pasta, aku tuh paling suka pasta yang di masak ala olio aglio, rasanya ga bikin enek, bahkan bisa dibikin lebih pedas. Hhmmm….jd pengen nyoba bikin pasta pake resepnya mba ficha ini….

  7. Resepnya Mbak Fika juara. Aku sampai dihubungi lagi katanya pihak San Remo minta resepnya.

  8. Hahaha itu kenapa ada tulisan pasta dilemparin ke dinding ya? :))
    Anak2ku suka pasta, tp blm pernah nyobain yg ini, ntr kucoba deh TFS

  9. Aku suka banget makan pasta! Jadi inget waktu KKN jauh dari mana-mana, ngidam pasta sampe dibela-belain naik motor berjam-jam huahahaha
    Itu sayang sekali aku gak jadi ikut ke sana, padahal pengin banget heu 🙁

  10. Di kampungku enggak ada yang jual pasta, jadi nelan ludah aja pas baca postingan ini

  11. Bikin ngler hasil olahan pastanya Mbak Fika, soalnya ada mangga mudanya gitu. Hihi. Selamat ya Mbak sudah memenangkan cooking challengnya.

  12. Pasta datang sejalan dengan masuknya budaya Europa ke Indonesian. Pergeseran dari beras ke gndum semakin membuat variasi makanan tanah air semakin beranekaragam. Saya ingin ikutan praktek masak begitu.

  13. Sayang pasta masih menjadi konsumsi kalangan tertentu, tapi saya suka bikin juga sih tapi pasta mie campur telor pake rawit hehehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *